Sukses

Inilah 7 Racun yang Terkandung dalam Rokok

Tahukah Anda bahwa merokok sama dengan membantu memasukkan sejumlah racun ke dalam tubuh?

Siapa sangka, dalam sebatang rokok yang kecil terkandung 600 jenis bahan kimia. Ketika dibakar, sejumlah bahan kimia tersebut akan ‘beranak-pinak’ menjadi lebih dari 7000 jenis. Bahkan 69 di antaranya diketahui dapat menyebabkan penyakit kanker.

Mau tahu jenis racun apa saja yang masuk ke dalam tubuh ketika merokok?

  1. Nikotin

Nikotin –bahan yang membuat rokok menjadi adiktif– adalah salah satu komponen pembuat racun serangga. Nikotin dapat membuat perokok ‘nagih’ dalam waktu singkat karena dapat mencapai otak hanya dalam waktu 6 detik sejak dihisap. Dalam jumlah kecil, nikotin berfungsi sebagai stimulan otak. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah besar, nikotin dapat menyebabkan depresi pada otak, memperlambat pengiriman sinyal antar sel otak, hingga akhirnya dapat meracuni jantung, pembuluh darah, dan merusak hormon dalam tubuh.

  1. Aseton

Aseton adalah zat kimia yang terkandung dalam cairan pembersih cat kuku. Bahan yang mudah terbakar ini juga digunakan sebagai komponen pembuat lem super. Paparan aseton dapat menimbulkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan.

  1. Amonia

Amonia adalah bahan beracun yang merupakan komponen dari bahan pembersih, pemutih, dan deodoran.

  1. Arsen

Arsen adalah bahan kimia beracun yang terdapat di tanah, logam, dan umumnya digunakan sebagai racun tikus. Selama ini, arsen diketahui berkontribusi terhadap terjadinya kanker paru, kulit, kandung kemih, hati, dan ginjal.

  1. Kadmium

Kadmium adalah bahan yang terkandung dalam batu baterai. Kadmium juga digunakan dalam pembuatan logam, plastik, dan kain.

  1. Formaldehid

Formaldehid adalah zat yang biasa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Selain itu, formaldehid juga digunakan dalam produksi lem dan bahan disinfektan.

  1. Tar

Tar adalah bahan yang digunakan untuk membuat aspal jalanan. Semakin lama rokok terbakar, semakin tinggi kandungan tar yang masuk ke dalam tubuh. Tar adalah bahan yang menyebabkan pewarnaan cokelat pada gigi perokok. Selain itu, tar juga diketahui dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik dan kanker paru.

Sekarang sudah tahu kan betapa bahayanya merokok? Yuk, mulai saat ini hentikan kebiasaan merokok agar tubuh tetap terjaga kesehatannya!

(NB/RH)

Baca juga:

  1. Cara Praktis Berhenti Merokok
  2. Benarkah Rokok Elektrik Bisa Hentikan Ketergantungan?
  3. Amankah Rokok Elektrik?

0 Komentar

Belum ada komentar