Sukses

Bahaya Menjadi Perokok Pasif

Asap rokok tidak hanya membahayakan perokok aktif, namun juga perokok pasif. Apa saja bahayanya?

Perokok pasif merupakan istilah yang digunakan untuk orang yang tidak merokok, namun turut menghirup asap rokok dari para perokok aktif. Asap rokok yang diisap oleh perokok aktif sama beracunnya dengan asap rokok yang terhirup oleh perokok pasif. Selain dari asap, perokok pasif juga bisa mendapatkan racun dari sisa asap rokok yang menempel pada pakaian dan barang-barang yang berada di sekitar perokok aktif.

Kerugian Jangka Pendek

Menghirup asap rokok bagi sebagian orang, terutama bagi orang yang tidak merokok, bukanlah hal yang menyenangkan. Asap rokok memiliki bau tak sedap yang dapat mengganggu orang lain yang ingin menghirup udara segar. Bagi sebagian orang, menghirup asap rokok di tempat umum atau di kendaraan umum dapat menyebabkan rasa mual dan sesak napas. Terlebih lagi bagi penderita asma, menghirup asap rokok dapat memicu terjadinya serangan asma.

Kerugian Jangka Panjang Perokok Pasif

Walaupun risikonya tidak sebesar perokok aktif, menjadi perokok pasif juga dapat memberi dampak negatif jangka panjang terhadap perokok pasif. Penelitian membuktikan bahwa perokok pasif juga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Penyakit paru, penyakit jantung dan pembuluh darah, strok, impotensi, keguguran, kanker, dan kematian adalah beberapa di antaranya. Apalagi jika perokok pasif tersebut adalah ibu hamil dan anak kecil. Dapatkah Anda bayangkan betapa mengerikan dampak asap rokok tersebut terhadap janin dan anak-anak?

Oleh karena itu, berhentilah merokok dan ajak orang-orang di sekitar Anda untuk berhenti merokok sekarang juga! Jika tida sekarang, kapan lagi? Menunda tak akan membuat situasi menjadi lebih baik.

(RS/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar