Sukses

6 Mitos Keliru Seputar Seks

Kurangnya pendidikan seks membuat banyak orang lebih memilih untuk mencari informasi sendiri. Akibatnya banyak anggapan yang keliru mengenai seks.

Seks selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan, baik bersama pasangan maupun teman dekat. Tapi sayangnya, masih banyak informasi seputar seks yang tidak sesuai fakta. Meski demikian, tidak sedikit orang yang memercayainya bahkan menerapkannya dalam keseharian. Berikut ini beberapa mitos tentang seks yang perlu diluruskan:    

1. Impotensi adalah masalah yang hanya dialami oleh orangtua

Tidak benar. Impotensi dapat terjadi pada usia berapapun, baik tua maupun muda. Pria usia muda yang mengalami masalah ereksi biasanya disebabkan oleh masalah psikologis.

2. Membilas vagina setelah berhubungan intim dapat mencegah kehamilan

Sebagian orang menganggap bahwa mencuci vagina sesaat setelah berhubungan seks dapat mencegah kehamilan. Faktanya, sperma berenang sangat cepat menuju ovum tanpa dapat Anda cegah.

3. Selaput dara pasti robek saat pertama kali berhubungan seks

Tidak semua wanita yang berhubungan seksual untuk pertama kalinya akan mengalami robekan pada selaput dara. Ada banyak wanita yang memiliki selaput dara yang elastis, sehingga tidak robek walaupun telah berkali-kali melakukan hubungan seksual. Di sisi lainnya, beberapa wanita memiliki selaput dara yang rapuh, sehingga rentan mengalami robekan saat berolahraga ekstrem ataupun terjatuh.

4. Ukuran penis menentukan kepuasan seorang wanita saat berhubungan seks

Setiap pria menginginkan ukuran penis yang besar untuk memuaskan pasangannya. Tapi, tahukah Anda bahwa wanita ternyata lebih senang dengan ereksi yang lama dibandingkan ukuran penis yang besar?

5. Oral seks lebih aman daripada vaginal seks ataupun anal seks

Biasanya orang mengganggap bahwa oral seks lebih aman ketimbang vaginal seks, karena oral seks tidak dapat menyebabkan kehamilan. Begitupun halnya dengan anal seks. Faktanya, oral seks kerap menjadi media yang dapat menularkan berbagai penyakit seksual.

6. Posisi seks berdiri bisa mencegah kehamilan

Posisi seks berdiri dianggap dapat mencegah sperma naik ke dalam rahim saat terjadi ejakulasi. Ini sama sekali tidak benar! Sperma dapat berenang naik ke dalam rahim apa pun posisi Anda dalam bercinta. Jadi, kemungkinan hamil masih sangat besar apalagi bila Anda berada dalam masa subur.

(RS/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar