Sukses

Penyebab Bau Mulut Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Terganggu dengan bau mulut pada anak? Jangan langsung cemas. Cari tahu penyebab dan cara mengatasi bau mulut pada anak di sini!

Bau mulut atau halitosis tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga anak-anak. Keadaan ini bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan rasa percaya diri buah hati Anda.

Lantas, harus bagaimana? Hal pertama yang perlu dilakukan sebagai cara mengatasi bau mulut pada anak adalah mengetahui penyebabnya.

Setelah itu, barulah langkah-langkah penanganan dapat dilakukan dengan tepat sasaran.

Artikel Lainnya: Hal Tak Terduga Penyebab Bau Mulut pada Anak

1 dari 3 halaman

Penyebab Bau Mulut pada Anak

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak:

1. Kebersihan Mulut yang Buruk

Bau mulut dapat terjadi bila anak tidak menyikat giginya secara rutin atau hingga bersih.

Pada dasarnya, menyikat gigi selama 2 menit bisa membersihkan gigi dari sisa makanan yang merupakan salah satu penyebab bau mulut pada anak.

Menyikat gigi juga efektif untuk menghilangkan plak gigi yang merupakan sarang bakteri, penyebab radang gusi dan gigi berlubang, yang bisa memicu bau mulut pada anak.

2. Mulut Kering

Bau mulut dapat timbul  karena kurangnya air ludah (saliva), yang tugasnya membilas bakteri dan membersihkan rongga mulut.

Saat mulut anak memproduksi saliva kurang dari biasanya, hal tersebut dapat menyebabkan keadaan mulut kering atau xerostomia. Salah satu gejala mulut kering adalah bau mulut.

Artikel Lainnya: Mengapa Mulut Bayi Wangi? Ini Penjelasan Dokter

3. Bernapas Melalui Mulut

Bernapas melalui mulut akibat hidung tersumbat atau kebiasaan buruk saat tidur dapat menyebabkan mulut mengalami kekeringan.

Kondisi ini menyebabkan produksi saliva berkurang, sehingga tugasnya untuk membilas makanan dan bakteri penyebab bau mulut juga akan berkurang.

4. Bakteri Pada Lidah

Di dalam rongga mulut terdapat 700 lebih jenis bakteri dalam kondisi yang seimbang.

Sebagian besar bakteri penyebab bau mulut terletak pada bagian belakang lidah, karena area tersebut lembap dan sering tidak terjangkau saat menyikat gigi.

Jika lidah tidak disikat dengan saksama, maka akan terjadi penumpukan bakteri yang bisa menyebabkan bau mulut.

5. Infeksi dalam Mulut dan Gigi Berlubang

Bau mulut juga dapat disebabkan oleh gigi berlubang yang tidak ditambal, sehingga terisi dengan sisa makanan.

Selain itu, bau mulut pada anak juga bisa disebabkan karena infeksi gigi akibat kerusakan yang tidak kunjung diperbaiki.

Karenanya, segera periksakan ke dokter gigi bila anak Anda mengalami gigi berlubang atau masalah rongga mulut lainnya.

Artikel Lainnya: Benarkah Batuk Menyebabkan Bau Mulut?

6. Benda Asing

Rasa ingin tahu anak yang tinggi dapat membuat anak memasukkan benda kecil, seperti manik-manik, kacang-kacangan, mainan atau makanan ke lubang hidungnya.

Benda asing yang tersangkut di dalam hidung atau jalur napas dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan bau busuk sehingga menyebabkan bau mulut pada anak. Segera periksakan ke dokter jika si kecil mengalami kondisi ini.

7. Konsumsi Makanan Tertentu

Makanan juga dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak. Beberapa makanan yang dimaksud, misalnya bawang putih, bawang bombay, daging, ikan, dan keju.

Komponen dari makanan tersebut akan diserap oleh tubuh setelah dicerna, lalu dikeluarkan melalui hembusan udara dari saluran pernapasan.

Aroma yang keluar cenderung tidak sedap, sehingga menimbulkan bau mulut pada anak.

8. Obat-obatan

Beberapa obat-obatan memiliki efek samping mengurangi produksi air ludah, sehingga dapat memicu bau mulut pada anak.

Jika anak Anda sedang dalam suatu pengobatan, penting sekali untuk memerhatikan kondisi tersebut dan kecukupan air putih harian guna membantu meningkatkan produksi air ludah.

Artikel Lainnya: Benarkah Stres Memicu Bau Mulut?

9. Infeksi Rongga Sinus

Sakit tenggorokan atau hidung tersumbat pada anak dapat menyebabkan infeksi pada rongga sinusnya.

Gangguan rongga sinus menyebabkan cairan terkumpul pada jalur napas dan tenggorokan, yang merupakan tempat bakteri untuk berkumpul. Hal tersebut bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak.

Kondisi tersebut tidak bisa disembuhkan hanya dengan menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur. Segera periksakan ke dokter anak agar dapat  segera diberikan perawatan yang tepat.

10. Pembengkakan Tonsil

Anak-anak umumnya rentan terhadap pembengkakan tonsil atau yang sering disebut amandel. Sebagai orang tua, Anda perlu tahu cara mendeteksinya.

Caranya, ambil senter, instruksikan anak untuk buka mulut lebar dan menjulurkan lidahnya. Lihat ke dalam mulut anak, dan perhatikan keadaan tonsilnya.

Keadaan tonsil yang normal umumnya berwarna merah muda dan tidak berbintik. Tonsil yang terinfeksi warnanya kemerahan, meradang, dan bengkak, kadang terdapat bintik putih, dan berbau tidak sedap.

Jika Anda mendapati kondisi ini, periksakan ke dokter supaya segera mendapatkan pengobatan.

11. Penyakit Sistemik

Penyakit sistemik dapat pula menjadi penyebab bau mulut pada anak. Beberapa penyakit yang dimaksud, yaitu diabetes, infeksi saluran pencernaan, gagal ginjal, penyakit liver, dan kanker mulut.

Anak yang menjalani kemoterapi juga bisa mengalami infeksi jamur yang memicu bau mulut. Konsultasikan dengan dokter apabila anak mengalami kondisi-kondisi tersebut.

Artikel Lainnya: Apakah Anak-anak Boleh Menggunakan Mouthwash?

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Bau Mulut pada Anak

Bagaimana cara mengatasi bau mulut pada anak? Berikut ini tindakan yang dapat Anda lakukan:

  • Pastikan anak menyikat gigi minimal 2 kali sehari selama 2 menit. Temani anak dalam menyikat gigi sampai Anda yakin bahwa ia sudah bisa menyikat gigi dengan teknik yang benar dan menyeluruh.
  • Gunakan pasta gigi mengandung fluoride untuk anak di bawah 3 tahun seukuran biji beras. Untuk anak di atas 3 tahun dan sudah bisa meludah, gunakanlah pasta gigi berfluoride seukuran biji kacang.
  • Ingatkan anak untuk menyikat permukaan lidahnya setiap kali menyikat gigi.
  • Pastikan anak mengganti sikat giginya setiap 2-3 bulan sekali.
  • Pastikan anak menjaga kesehatan tubuhnya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan kaya serat.
  • Pastikan anak tidak menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol.
  • Periksakan anak ke dokter gigi secara berkala, setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Dengan memahami berbagai faktor penyebab bau mulut pada anak, diharapkan Anda dapat segera mengatasi hal tersebut dengan cara yang tepat.

Jika mengalami kendala atau punya pertanyaan mengenai bau mulut pada anak, Anda dapat mengonsultasikan hal tersebut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar