Sukses

Sederet Manfaat ASI Eksklusif bagi Ibu dan Bayi

Tahukah Anda bahwa ASI eksklusif sangat bermanfaat bagi ibu dan bayi? Cari tahu selengkapnya di sini.

Setelah melewati masa kehamilan selama 9 bulan lebih, tiba saatnya sang buah hati hadir ke dunia. Sudahkah Anda menentukan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sang buah hati?

Ketahuilah, jika tidak ada halangan, Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sang buah hati di awal masa kehidupannya.

Apa itu ASI eksklusif?

ASI eksklusif dapat diartikan sebagai pemberian ASI sebagai satu-satunya makanan bagi bayi, baik dari ibu kandung maupun ibu susunya. Dalam ASI eksklusif, bayi tidak diberikan makanan lain, baik yang memiliki konsistensi padat maupun cair, Kecuali pada keadaan kekurangan cairan pascadiare (rehidrasi oral) atau pemberian obat-obatan.

Mengapa hanya memberikan ASI selama 6 bulan pertama kehidupan bayi?

Hal ini disebabkan karena ASI mengandung seluruh zat gizi –meliputi lemak, karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan cairan dalam jumlah tepat– yang dibutuhkan oleh bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya.

Kolostrum yang keluar pada masa awal pemberian ASI juga begitu istimewa untuk menunjang pertumbuhan bayi. Tidak hanya itu, ASI eksklusif menawarkan bentuk perlindungan tubuh yang tidak mampu ditiru oleh susu formula. Beberapa di antaranya adalah berbagai bentuk antibodi (pertahanan tubuh ibu), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi, dan membantu melancarkan proses pencernaan serta penyerapan zat gizi.

Selain hal di atas, beberapa manfaat lain pemberian ASI eksklusif bagi bayi dan ibu adalah:

  • Menurunkan angka kejadian infeksi pada bayi (salah satunya diare dan pneumonia).
  • Mengurangi masalah alergi pada bayi.
  • Berdasarkan hasil penelitian, ASI eksklusif dapat meningkatkan perkembangan kognitif dan inteligensia anak.
  • Mempererat ikatan psikologis antara ibu dan bayi.
  • Mengurangi angka depresi pasca melahirkan pada ibu.
  • Menjadi metode kontrasepsi alami untuk menunda kehamilan berikutnya.
  • Mengurangi risiko osteoporosis, kanker payudara dan kanker indung telur pada ibu.
  • Membantu ibu kembali pada berat badan normal lebih cepat.
  • Ekonomis dan tidak membebani keuangan rumah tangga.
  • Praktis, sebab tidak perlu mensterilkan botol dan mudah dibawa saat melakukan perjalanan.

Ada kalanya ibu merasa ragu untuk menerapkan ASI eksklusif karena produksi ASI yang terlalu sedikit. Anda tidak perlu khawatir, jumlah produksi ASI akan semakin meningkat pada hari ke 2-4 setelah melahirkan. Pada hari ke 3, seorang bayi umumnya menerima 300-400 ml per 24 jam, dan pada hari ke 5-8 sebanyak 500-800 ml. Semakin sering ibu menyusui, produksi ASI akan semakin bertambah.

Ingatlah, ASI eksklusif sangat bermanfaat bagi ibu dan bayi. Untuk itu bila tidak halangan, jadikan ASI eksklusif sebagai asupan 6 bulan pertama kehidupan buah hati Anda. [NB]

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar