Sukses

Kondisi Serius di Balik Batuk Berdarah

Batuk berdarah merupakan keluhan dari penyakit yang serius. Jika tidak ditangani dengan baik dan benar, penyakit ini dapat mengancam nyawa. Berikut info medis dari dr. Alvin Nursalim.

Batuk berdarah adalah keluarnya darah di saat batuk. Darah yang keluar dapat berupa bercak, atau dalam jumlah yang banyak. Batuk berdarah merupakan keluhan dari penyakit yang serius. Jika tidak ditangani dengan baik dan benar, penyakit ini dapat mengancam nyawa.

Apa saja penyebab batuk berdarah?

  • Infeksi

Infeksi merupakan penyebab utama dari batuk berdarah. Tuberkulosis adalah infeksi paru yang umum ditemui.

Tuberkulosis ditandai dengan batuk lebih dari dua minggu, keringat di malam har dan sesak napas. Seseorang yang terinfeksi tuberkulosis juga dapat mengeluhkan adanya keluhan batuk berdarah. Batuk berdarah disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah dan rusaknya struktur paru akibat proses infeksi.

Penanganan dari tuberkulosis adalah dengan minum obat tuberkulosis secara rutin dan teratur selama enam bulan. Selain infeksi oleh kuman tuberkulosis, terdapat beberapa agen infeksi lain yang dapat menyebabkan keluhan batuk berdarah, seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa.

  • Bronkitis

Bronkitis adalah peradangan saluran napas atau bronkus. Peradangan ini menyebabkan lapisan saluran pernapasan menjadi rusak, dan terbukanya pembuluh darah saluran pernapasan. Penyebab bronkitis cukup banyak, di antaranya adalah merokok dan paparan polusi udara.

  • Bronkiektasis

Bronkiektasis adalah kerusakan permanen dari saluran pernapasan atau bronkus. Bronkiektasis biasanya terjadi setelah terjadi infeksi saluran pernapasan. Penderita akan mengeluhkan sesak napas, demam dan batuk berdarah. Perdarahan dapat terjadi dengan volume yang besar dan mengancam nyawa.

  • Kanker paru

Kanker paru merupakan salah satu penyebab batuk berdarah. Penderita kanker paru akan mengeluhkan adanya penurunan berat badan, batuk dan sesak napas. Pembesaran dari tumor dapat menyebabkan sumbatan jalan napas yang menyebabkan keluhan sesak napas. Salah satu faktor risiko dari kanker paru adalah merokok, jadi cobalah untuk berhenti merokok untuk mengurangi risiko kanker paru.

0 Komentar

Belum ada komentar