Sukses

Kiat Bugar Saat Bekerja Selama Berpuasa

Kesibukan bekerja kadang menjadi halangan saat berpuasa. Untuk itu, penting sekali untuk memiliki manajemen kesehatan yang baik saat berpuasa. Baca selengkapnya di sini.

Brand's Essence

Saat bulan Ramadan, umat Muslim akan berpuasa makan dan minum dari subuh hingga magrib. Dengan adanya perubahan pola tidur dan tetap bekerja di pagi hari dapat menimbulkan efek pada jumlah energi tubuh di siang hari. Penyesuaian gaya hidup dibutuhkan untuk menjalani puasa di bulan Ramadan agar tubuh tetap sehat.

Berpuasa bukan menjadi halangan untuk melakukan aktivitas, termasuk bekerja. Performa logika dan stamina yang baik tetap diperlukan untuk bisa menjalani kerja dengan baik.

Berikut kiat-kiat untuk mendapatkan performa logika dan stamina prima saat berpuasa dan bekerja:

  1. Istirahat yang Cukup

Tidur lebih awal setelah selesai salat tarawih dan makan malam akan memberikan waktu istirahat yang lebih panjang di malam hari, sehingga tubuh tidak akan terlalu lelah saat berada di kantor. Bila tempat kerja Anda cukup fleksibel, Anda dapat mencoba untuk masuk kerja lebih awal, sehingga dapat pulang lebih awal dan memanfaatkan waktu untuk beristirahat di rumah. Selama di kantor jangan lupa untuk beristirahat untuk sekadar menghirup udara segar, atau bila ada waktu Anda dapat melakukan power nap di sela waktu istirahat.

  1. Atur Waktu Bekerja

Saat puasa sering kali otak mulai sulit berkonsentrasi menjelang sore hari yang disebabkan oleh mulai menurunnya kadar glukosa. Bila memungkinkan, atur waktu kerja Anda dengan melaksanakan rapat atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi di pagi hari, dan kerjakan pekerjaan rutin lainnya selanjutnya di siang-sore hari.

  1. Jangan Lewatkan Sahur

Sahur sangatlah penting saat puasa sehingga tidak boleh dilewatkan. Saat sahur tubuh akan mendapatkan energi yang dapat digunakan untuk beraktivitas di kantor. Waktu sahur yang terbaik adalah semakin mendekati waktu imsak.

  1. Asupan Nutrisi Seimbang Saat Sahur

Saat sahur, konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, mineral, vitamin, serta lemak dan gula (namun jangan terlalu banyak). Hindari makanan yang digoreng dengan minyak banyak (deep fried), makanan terlalu asin, dan makanan yang terlalu manis.

  1. Pastikan Tubuh Tidak Kekurangan Cairan

Dalam sehari minimal konsumsi air sebanyak 8 gelas. Perbanyak pula makan makanan yang mengandung banyak air seperti semangka, jeruk, timun, selada, dan lain sebagainya. Batasi minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda karena dapat menyebabkan sering buang air kecil sehingga tubuh dapat kekurangan cairan.

  1. Hindari Aktivitas Langsung di Bawah Sinar Matahari

Sebaiknya jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari yang terik, karena dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan terutama saat berpuasa. Bila memang pekerjaan memaksa lebih banyak berada di lapangan, pastikan untuk mengonsumsi air minimal delapan gelas sehari atau lebih bila memungkinkan.

  1. Konsumsi Saripati Ayam

Saripati ayam telah sejak lama digunakan secara tradisional untuk meningkatkan stamina dan daya ingat, sehingga cocok dikonsumsi untuk mendapatkan performa logika dan stamina prima saat puasa dan bekerja.

  1. Olahraga

Anda dapat berjalan mengelilingi ruangan kantor Anda setiap satu jam, agar tubuh tetap bergerak dan tidak hanya duduk di kursi memandangi komputer. Bila Anda memiliki jadwal olahraga rutin, sebaiknya hindari olahraga berat saat berpuasa. Lakukanlah olahraga ringan seperti berjalan cepat, bersepeda, atau yoga menjelang berbuka puasa selama 30 menit.

0 Komentar

Belum ada komentar