Sukses

Enam Cara Agar Tubuh Tetap Prima Saat Berpuasa

Puasa berarti menahan lapar dan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Ini artinya, pengaturan gaya hidup sangat diperlukan agar stamina tetap prima.

 

Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan. Pada bulan ini, umat Muslim akan menjalankan puasa sejak subuh hingga magrib. Puasa di bulan Ramadan memiliki segudang manfaat bukan hanya spiritual, namun juga manfaat fisik, psikologis, sosial dan kesehatan bagi yang menjalaninya.

Meskipun memiliki segudang manfaat, tak jarang selama bulan puasa banyak individu yang merasa lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Hal ini dapat terjadi akibat berkurangnya jumlah glukosa di dalam tubuh.

Glukosa sangat penting dalam proses metabolisme otak. Sering kali efek tersebut lebih dirasakan saat sore hari, karena saat sore hari cadangan glukosa semakin menipis.

Faktor lain yang dapat berpengaruh adalah perubahan waktu tidur dan dehidrasi. Terkadang puasa dijadikan alasan untuk mengurangi aktivitas. Padahal sebetulnya hal tersebut dapat dihindari. Oleh sebab itu, penting sekali mengatur gaya hidup agar stamina tetap prima di saat puasa.

Apa saja yang dapat dilakukan agar stamina tetap prima saat berpuasa?

  1. Jangan Lupakan Sahur

Jikalau sarapan pagi merupakan waktu makan terpenting dalam sehari, maka sahur merupakan waktu makan yang sangat penting saat puasa. Sebaiknya sahur dilaksanakan mendekati waktu imsak, karena jika dilakukan pada malam hari menjelang tidur maka waktu berpuasa akan menjadi lebih panjang dan tubuh akan merasakan kelaparan di siang hari.

Ingat, otak butuh glukosa untuk menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga jangan lewatkan waktu sahur.

Makan saat sahur dapat memberikan energi untuk meningkatkan stamina selama berpuasa. Meskipun hanya sahur dengan kurma dan air saja, itu lebih baik daripada tidak sahur sama sekali.

  1. Pastikan Tubuh Tidak Kekurangan Cairan

Berpuasa dalam waktu yang cukup panjang, terutama di daerah dengan cuaca panas, meningkatkan kemungkinan tubuh untuk kekurangan cairan (dehidrasi). Disarankan untuk minum banyak air saat sahur, berbuka puasa dan setelah berbuka hingga sahur (sebanyak minimal 8 gelas sehari).

Selain minum air, masukkan pula jenis makanan yang mengandung banyak air dalam menu sahur atau berbuka, seperti timun, semangka, selada, jeruk, beri, dll. Batasi konsumsi makanan yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan, di antaranya gorengan, makanan yang sangat asin, soda, kafein dan makanan yang terlalu manis.

  1. Konsumsi Kurma Saat Sahur atau Berbuka

Makan kurma bukan hanya mengikuti sunah nabi, karena kurma juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Kurma mengandung serat yang tinggi, potasium, magnesium, dan beberapa vitamin B yang dapat memberikan energi bagi tubuh. Kurma juga membantu memfasilitasi hantaran oksigen ke otak.

  1. Konsumsi Protein dan Makanan Berserat

Protein seperti daging, ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan lebih lambat dicerna, sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar. Begitu pula dengan makanan berserat seperti sayur dan buah.

  1. Saripati Ayam

Salah satu cara untuk mendapatkan stamina saat berpuasa ialah dengan mengonsumsi saripati ayam. Kandungan carnosine di dalam saripati ayam dapat meningkatkan daya ingat. Selain itu, saripati ayam juga dapat menambah stamina. Saripati ayam dapat dikonsumsi satu kali dalam sehari, misalnya pagi hari saat sahur. Saripati ayam yang dibuat sendiri ataupun dalam bentuk suplemen yang sudah jadi.

  1. Atur Waktu Tidur dan Istirahat

Tidur lebih awal akan menambah waktu istirahat. Tidurlah setelah selesai salat tarawih dan makan malam. Sisipkan waktu istirahat di siang hari. Anda dapat pula melakukan power nap (sekitar 20 menit) untuk menyegarkan kondisi tubuh.

0 Komentar

Belum ada komentar