Sukses

Jangan Sepelekan Diare Saat Hamil

Diare merupakan salah satu keluhan yang sering muncul saat kehamilan. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Diare dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Penyebabnya pun beragam, mulai dari perubahan pola makan, stres, penggunaan obat tertentu dan masih banyak lagi. Namun jika diare tersebut terjadi saat hamil, tentu berbeda dengan saat Anda tidak sedang hamil. Anda tidak bisa sembarangan minum obat-obatan.

Apa saja penyebab diare saat hamil?

Penyebab diare saat hamil tidak selalu berkaitan dengan kehamilan. Penyebab yang tidak berkaitan dengan kehamilan, di antaranya:

  • Infeksi virus.
  • Infeksi bakteri.
  • Infeksi parasit.
  • Keracunan makanan.
  • Obat-obatan.
  • Infeksi saluran cerna.

Kondisi lain yang juga dapat menyebabkan infeksi saluran cerna, contohnya penyakit irritable bowel syndrome (sindrom iritasi usus besar), Crohn, celiac, dan ulcerative colitis.

Sedangkan penyebab diare yang berkaitan dengan kehamilan, misalnya:

  • Perubahan pola makan

Banyak wanita yang mengubah pola makannya saat hamil. Perubahan pola makan yang mendadak ini dapat mengganggu saluran cerna dan menyebabkan diare.

  • Sensitif terhadap makanan tertentu

Kehamilan dapat membuat Anda menjadi lebih sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Makanan yang tadinya tidak menyebabkan Anda sensitif, kini dapat membuat perut Anda tidak nyaman dan mengalami diare.

  • Konsumsi vitamin

Konsumsi vitamin saat hamil baik untuk kesehatan dan janin. Namun, jenis vitamin tertentu dapat menyebabkan Anda mengalami diare.

  • Perubahan hormonal

Perubahan hormonal yang terjadi saat hamil dapat berpengaruh terhadap fungsi saluran cerna Anda dan dapat menyebabkan diare.

Bagaimana cara mengatasi diare saat hamil?

Untuk menangani diare saat hamil, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, seperti:

  • Beri waktu

Kebanyakan diare dapat hilang dalam kurun waktu beberapa hari.

  • Perhatikan obat dan suplemen yang Anda konsumsi

Jika obat-obatan yang Anda konsumsi menyebabkan Anda diare, konsultasikan dengan dokter Anda untuk menghentikan atau menggantinya.

  • Konsultasi dengan dokter

Tidak semua obat yang dijual aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, karena itu janganlah sembarangan mengonsumsi obat antidiare yang dijual di pasaran. Konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan Anda.

  • Hindari konsumsi makanan tertentu

Hindari makanan yang dapat merangsang diare Anda bertambah berat, seperti makanan yang berlemak dan berminyak, makanan pedas, makanan yang berserat tinggi, dan produk olahan susu.

  • Minum air putih yang cukup

Saat diare, yang terpenting adalah jaga agar Anda tidak mengalami dehidrasi. Minumlah air putih yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang saat diare. Jika diare Anda berlangsung lebih dari tiga hari, segera berkonsultasi dengan dokter. Karena dehidrasi yang terjadi saat hamil dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kelahiran prematur.

 

0 Komentar

Belum ada komentar