Sukses

Cara Mencegah Tubuh Pendek pada Anak

Apakah tinggi badan anak bisa kita antisipasi agar tidak berperawakan pendek? Ya, Anda sebagai orangtua bisa mencegahnya bahkan sejak anak di dalam kandungan.

Sebagian besar orangtua tentunya mengharapkan anak yang berperawakan tinggi, namun perlu Anda ketahui bahwa tinggi maksimum anak Anda ditentukan oleh genetika. Anak akan mempunyai ketinggian rata-rata sama dengan ketinggian orangtua mereka.

Lantas, apakah tinggi badan anak bisa kita antisipasi agar tidak berperawakan pendek? Ya, Anda sebagai orangtua bisa mencegahnya bahkan sejak anak di dalam kandungan.

Berikut beberapa tindakan yang dapat orangtua lakukan untuk mencegah anak berperawakan pendek:

  • Lakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Selain itu, konsumsi makanan tinggi nutrisi dengan asupan karbohidrat, protein, lemak sayur dan buah. Dan tidak lupa untuk terus mengonsumsi asam folat, zat besi dan yodium.
  • Memberikan ASI eksklusif dan MPASI dengan nutrisi yang bergizi seimbang.
  • Pastikan anak minum air putih yang cukup, yaitu 8 gelas per hari.
  • Penuhi asupan kalsium untuk anak, karena dapat membantu pertumbuhan anak dan membuatnya tulang semakin kuat. Anak berusia 1-3 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 700 mg setiap hari. Sedangkan anak berumur 4-8 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1000 mg, dan anak berusia 9-18 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1300 mg.
  • Tidak melewatkan program imunisasi dasar.
  • Rutin melakukan kunjungan ke dokter untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak dengan jadwal sebagai berikut:
    • Setiap dua bulan sekali pada anak di bawah usia 1 tahun.
    • Setiap tiga bulan ketika anak berusia 1-3 tahun?.
    • Setiap enam bulan ketika anak berusia 3-6 tahun.?    
    • Setiap tahun ketika anak berusia 6-18 tahun.
  • Ajarkan anak untuk menyukai olahraga, karena anak disarankan untuk berolahraga sebanyak satu jam dalam sehari.
  • Waktu tidur yang cukup. Anak disarankan untuk tidur yang cukup untuk membantu pertumbuhannya.  
    • Anak balita biasanya tidur 10-13 jam setiap malam.
    • Anak-anak usia sekolah dan preremaja membutuhkan antara 10-12 jam setiap malam.
    • Anak usia remaja perlu 8 1/2 sampai 9 1/2 jam tidur.

0 Komentar

Belum ada komentar