Sukses

Ini Ciri-Ciri Orang yang Jarang Olahraga

Olahraga sangat penting untuk dilakukan secara rutin. Libur panjang juga bukan berarti lupa olahraga. Karena kurangnya aktivitas fisik akan berdampak pada stamina Anda.

Idul Fitri memang selalu dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, dikarenakan pada momen tersebut setiap orang dapat berkumpul bersama sanak saudara dan kerabat.

Kegembiraan tentunya menyelimuti bagi Anda yang bekerja di kantoran. Momen Lebaran ini Anda mendapatkan cuti bersama selama seminggu penuh. Namun, jangan sampai Anda melupakan kesehatan selama liburan. Tetap lakukan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi sehat dan seimbang, tidur cukup, olahraga rutin dan juga hindari stres.

Olahraga sangat penting karena dapat membuat otot dan kerangka tubuh bergerak, denyut jantung meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi  bisa disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Olahraga secara teratur juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit.

Nah, sudah tahukah Anda ciri-ciri orang yang kurang atau jarang berolahraga? Berikut penjelasannya:

  • Wajah tampak lesu dan kusam

Kurang olahraga artinya terganggunya suplai darah ke seluruh tubuh, salah satunya adalah suplai darah ke kulit. Tidak mau ‘kan saat Lebaran nanti Anda memiliki wajah yang kusam dan tampak lesu? Maka berolahragalah!

  • Penumpukan lemak

Orang yang jarang olahraga akan memiliki penumpukan lemak di beberapa bagian seperti, perut, lengan dan paha. Oleh karena itu, tubuh akan terlihat lembek atau bergelambir akibat penumpukan lemak berlebihan.

  • Sistem kekebalan tubuh menurun

Olahraga secara rutin akan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Penyakit yang paling sering melanda adalah penyakit flu, disebabkan oleh virus yang menyerang ketika pertahanan tubuh kita sedang lemah. Untuk menghindarinya, maka sistem imunitas tubuh perlu diperkuat dengan melakukan olahraga.

  • Gangguan otot dan saraf (lemah, letih, lesu, pegal dan kesemutan)

Terganggunya distribusi oksigen paling berdampak pada otot, yang menyebabkan rasa pegal-pegal di seluruh tubuh.

  • Susah konsentrasi

Selain itu, kekurangan oksigen juga menyebabkan kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah menjaga konsentrasi.

  • Bermasalah dengan tidur

Olahraga adalah kegiatan yang amat efektif untuk meredakan stres.  Jika stres dapat teratasi, maka Anda akan tidur dengan nyenyak dan tidak timbul insomnia.

0 Komentar

Belum ada komentar