Sukses

Ini Ciri-Ciri Orang yang Jarang Olahraga

Kaum rebahan pasti sering menghindari kegiatan olahraga. Padahal, olahraga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Lalu, apa saja ya ciri-ciri orang yang jarang olahraga?

Kita sudah banyak mendengar mengenai manfaat olahraga bagi kesehatan. Aktivitas ini dapat membuat otot dan kerangka tubuh bergerak, denyut jantung meningkat sehingga nutrisi bisa disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh, dan lainnya.

Sayangnya, tak sedikit orang yang menghindari olahraga karena berbagai alasan. Padahal olahraga tak harus dilakukan dengan durasi yang lama.

Jika Anda jarang olahraga atau kurang aktif secara fisik, tentu bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang. Apalagi jika disertai dengan gaya hidup tak sehat lainnya, seperti merokok, konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, dan sebagainya.

Lalu, apa saja ciri-ciri orang yang kurang atau jarang olahraga? Berikut penjelasannya:

1 dari 5 halaman

1. Wajah Tampak Lesu dan Kusam

Kurang olahraga artinya terganggunya suplai darah ke seluruh tubuh, salah satunya adalah suplai darah ke kulit. Tidak mau, kan, jika Anda memiliki wajah yang kusam dan tampak lesu? Maka berolahragalah!

Dengan berolahraga dapat membantu memperlancar sirkulasi darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk kulit. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan kulit Anda sehingga terlihat sehat dan cerah.

2. Penumpukan Lemak

Orang yang jarang olahraga akan memiliki penumpukan lemak di beberapa bagian tubuh, seperti perut, lengan dan paha. Oleh karena itu, tubuh akan terlihat lembek atau bergelambir akibat penumpukan lemak berlebihan.

Artikel lainnya: Hati-hati, Diet Buruk dan Jarang Olahraga Picu Demensia

Sangat penting untuk melakukan olahraga secara rutin dan teratur, sehingga lemak berlebih di dalam tubuh dapat dibakar dan Anda dapat memperoleh berat badan yang ideal.

2 dari 5 halaman

3. Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Olahraga secara rutin akan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Penyakit yang paling sering melanda adalah flu, disebabkan oleh virus yang menyerang ketika pertahanan tubuh kita sedang lemah.

Untuk menghindarinya, maka sistem imunitas tubuh perlu diperkuat dengan melakukan olahraga. Olahraga dapat membantu menjaga metabolisme tubuh berlangsung dengan baik sehingga imunitas tubuh juga dapat terjaga dengan baik.

4. Gangguan Otot

Terganggunya distribusi oksigen paling berdampak pada otot, yang menyebabkan rasa pegal-pegal di seluruh tubuh. Hal ini dapat diatasi dengan cara rutin berolahraga.

Dengan melakukan pemanasan dan pendinginan setelah berolahraga, juga dapat membantu Anda terhindar dari keluhan pegal ataupun nyeri otot setelah berolahraga.

3 dari 5 halaman

5. Gangguan Saraf

Keluhan saraf berupa kebas dan kesemutan, bisa jadi disebabkan oleh kurang olahraga. Dengan rutin berolahraga, aliran darah ke seluruh tubuh dapat terjaga dengan baik sehingga dapat menghantarkan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh sel di dalam tubuh, termasuk sel saraf.

Namun, jika Anda pernah mengalami cedera sebelumnya yang memungkinkan adanya gangguan pada saraf, seperti saraf terjepit, sangat penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait olahraga yang aman untuk kondisi Anda.

Artikel lainnya: Hati-hati, Perilaku Sedenter Bisa Memicu Penyakit Jantung

6. Susah Konsentrasi

Kurang olahraga juga menyebabkan kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah menjaga konsentrasi. Hal ini berkaitan erat dengan aliran darah ke otak.

Rutin berolahraga akan sangat bermanfaat untuk menjaga konsentrasi Anda karena aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak, dapat terjaga dengan baik sehingga asupan oksigen juga terpenuhi.

4 dari 5 halaman

7. Stres

Olahraga adalah kegiatan yang amat efektif untuk meredakan stres. Rutin berolahraga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh yang dapat membantu meredakan stres.

Setelah berolahraga, tubuh akan terasa lebih enak dan dapat beraktivitas dengan baik dengan perasaan yang lebih bugar.

8. Sulit Tidur

Jika stres dapat teratasi, maka Anda akan tidur dengan nyenyak dan tidak timbul insomnia. Selain itu, rutin berolahraga dapat membantu Anda menggunakan energi berlebih di dalam tubuh.

Ketika memiliki aktivitas yang padat dan berolahraga, tubuh akan membutuhkan istirahat dan akan mudah untuk tidur nyenyak di malam hari.

Sangat penting meluangkan waktu untuk berolahraga secara rutin. Mulailah dengan berolahraga minimal tiga kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit dan rasakan berbagai manfaat yang dapat diberikan bagi kesehatan.

Ingin mengetahui info kesehatan lainnya? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami dengan menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar