Sukses

Aktif Kembali Pascaoperasi Patah Tulang

Selepas melakukan tindakan operasi, biasanya setiap orang tidak dapat segera beraktivitas secara normal, namun harus dilakukan secara bertahap. Simak kiat-kiatnya di sini!

Indonesia termasuk negara yang memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Begitu juga dengan kasus kecelakaan kerja, perkelahian, dan sebagainya. Hal tersebut menyebabkan kasus trauma di Indonesia cukup banyak, baik hanya berupa luka biasa, luka robek, perdarahan, patah tulang, sampai kematian. Kebanyakan kasus trauma tersebut membutuhkan tindakan bedah atau operasi. Tujuan tindakan bedah yang dilakukan tentunya untuk dapat mengembalikan tulang dan/atau bagian tersebut ke posisi semula, atau memperbaiki fungsi anggota tubuh tersebut.

Selepas melakukan tindakan operasi, biasanya setiap orang tidak dapat segera beraktivitas secara normal, namun harus dilakukan secara bertahap. Orang yang telah menjalani operasi akan merasa takut dan juga cemas untuk dapat menggerakkan anggota tubuhnya. Mereka akan tergambar rasa nyeri yang hebat dan juga tentunya perasaan tidak tenang, karena takut anggota tubuhnya tersebut tidak dapat berfungsi kembali.

Berikut adalah beberapa kiat agar dapat aktif kembali pascaoperasi:

  1. Saat Anda akan keluar dari rumah sakit, biasakan untuk berkonsultasi dengan dokter bedah Anda. Tanyakan apa yang boleh dan tidak untuk dilakukan, apakah untuk sementara atau untuk selamanya, dan sebagainya. Buat catatan yang baik mengenai penjelasan dokter ini, dan Anda harus menyimpannya baik-baik dan mengikuti anjuran dokter tersebut.
  2. Jangan ragu untuk meminta bantuan. Pada tahap awal Anda memerlukan bantuan orang lain, baik untuk dapat kontrol atau melakukan fisioterapi pascaoperasi.
  3. Lakukan olahraga pernapasan. Saat Anda mulai untuk menggerakkan badan, Anda akan terasa tegang. Dari penelitian yang telah dilakukan, Anda dianjurkan untuk melakukan olahraga pernapasan yang simpel sebelum Anda memulai, gerakkan perlahan-lahan, sembari terus disertai dengan inspirasi dan ekspirasi pernapasan secara perlahan.
  4. Pijat secara perlahan daerah pascaoperasi. Jangan ragu juga untuk menggunakan es pada daerah tersebut. Hal ini bertujuan untuk melakukan relaksasi secara baik, supaya Anda siap kembali untuk berlatih menggerakkan anggota badan tersebut.
  5. Atasi nyeri dengan penggunaan obat-obatan yang telah diberikan oleh dokter. Namun, cobalah untuk tidak selalu mengonsumsi obat antinyeri. Ubah pemikiran Anda untuk dapat mengubah ambang nyeri Anda, sehingga tidak membutuhkan obat nyeri tersebut.
  6. Jangan ragu untuk berhenti saat Anda tengah berlatih. Anda harus dapat memahami bahwa jangan terlalu memaksakan diri Anda. Saat Anda ingin mencapai tujuan untuk dapat aktif kembali, Anda juga harus dapat bersabar karena tubuh Anda pascaoperasi masih membutuhkan waktu. Anda harus mengetahui dalam diri Anda sendiri apa yang tubuh Anda butuhkan.
  7. Lakukan latihan untuk selalu menambah kekuatan, daya tahan, serta memantau sensibilitas anggota gerak tubuh Anda pascaoperasi.
  8. Persiapkan aktivitas lain. Selama Anda beristirahat, mungkin Anda akan terbiasa dengan televisi dan juga aktivitas pasif lainnya. Terkadang aktivitas tersebut membuat Anda jemu. Jika sudah begitu, ada baiknya Anda mencoba aktivitas baru, ataupun melakukan aktivitas lama, yang bisa terus menstimulasi Anda. Misalnya belajar bahasa, berlatih alat musik, dan sebagainya.  

Demikianlah kiat sukses untuk dapat aktif kembali pascaoperasi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila Anda menemui hambatan.

0 Komentar

Belum ada komentar