Sukses

Karl Landsteiner, Tokoh di Balik Google Doodle Hari ini

Google memperingati kelahiran Karl Landsteiner dengan menjadikannya sebagai Google Doodle.

Sudahkah Anda meng-Google hari ini? Jika Anda menemukan sesosok karikatur berjas putih berdiri di samping deretan peralatan laboratorium dan ilustrasi sel darah merah, sosok itu merupakan ilustrasi dari seorang Karl Landsteiner. Dokter yang berasal dari Wina, Austria ini lahir pada 14 Juni 1868. Sebagai apresiasi terhadap besarnya karya Landsteiner, Google memperingati hari lahirnya yang ke-148 ini di tampilan mesin pencari mereka.

Sejak lulus dokter dari University of Vienna, Landsteiner memulai penelitian biokimianya pada usia muda, 23. Selepas pendidikan dokter, Landsteiner menghabiskan lima tahun meneliti di beberapa laboratorium yang dipimpin oleh ilmuwan-ilmuwan peneliti terkenal seperti Hantzsch di Zurich, Emil Fischer di Wurzburg, dan E. Bamberger di Munich. Di usia 43, ia telah menjadi Profesor Patologi Anatomi di University of Vienna.

Di antara banyak karya Landsteiner, yang paling dianggap penting hingga dianugerahi Penghargaan Nobel pada 1930 adalah keberhasilannya menggolongkan darah manusia dengan system ABO yang kita kenal hingga hari ini. Karya penting Landsteiner lainnya meliputi:

1. Mengungkap berbagai fakta baru dalam ilmu patologi anatomi, histologi dan imunologi.

2. Berkontribusi pada pemahaman tentang penyakit haemoglobinuria paroksismal.

3. Menunjukkan bahwa penyakit polio dapat ditularkan dari maupun ke monyet.

Pentingnya Memahami Golongan Darah

Ambil KTP Anda dan perhatikan halaman profil di KTP tersebut. Anda akan menemukan informasi golongan darah Anda di sana. Mengapa golongan darah Anda perlu dicantumkan di antara sedikit informasi penting yang tertera di sana?

Golongan darah merupakan salah satu identitas biologis personal yang dapat dideteksi dengan cepat dan mudah. Dalam kondisi umum, identifikasi golongan darah dapat membantu kita memahami profil kesehatan lebih baik, dan dalam kondisi darurat identifikasi golongan darah juga memiliki arti penting.

Simak delapan alasan mengapa mengetahui golongan darah itu penting.

1. Memahami Risiko terhadap Penyakit Deep Vein Trombosis

Deep Vein Trombosis (DVT) adalah terjadinya pembekuan darah di anggota tubuh bagian bawah seperti betis dan paha yang dapat berpindah ke paru-paru sehingga mengancam jiwa. Peneliti Denmark baru-baru ini mempelajari bagaimana golongan darah berinteraksi dengan kecenderungan genetik sebagai factor risiko dari DVT.

Dari hasil analisis terhadap data 66.000 orang yang diukur selama lebih dari 30 tahun, ditemukan bahwa orang dengan golongan AB, A, atau B, memiliki risiko 40 persen lebih tinggi terkena DVT dibandingkan orang dengan golongan darah O, golongan darah yang paling umum. Mereka juga menemukan bahwa golongan darah AB berkontribusi sekitar 20 persen terjadinya trombosis, sementara mutasi genetik menyumbang 11 persen, kelebihan berat badan menyumbang 16 persen, dan merokok 6 persen.

2. Memahami Risiko terhadap Penyakit Jantung

Dalam dua dekade terakhir, peneliti di Harvard telah meneliti 77.000 orang dan menemukan bahwa mereka yang memiliki golongan darah AB memiliki 23% peningkatan risiko terkena penyakit jantung dibanding dengan orang dengan golongan darah O.  Masih dibandingkan dengan orang yang bergolongan darah O, mereka yang memiliki golongan darah B memiliki risiko 11 persen, sementara orang-orang dengan golongan darah A memiliki risiko 5 persen lebih tinggi. Meski demikian, Anda tidak perlu terlalu khawatir, para peneliti menekankan bahwa faktor gaya hidup seperti kondisi berat badan, kebiasaan merokok, jenis makanan dan pola makan, memainkan kontribusi dan memiliki dampak yang lebih signifikan bagi kesehatan jantung Anda.

3. Memahami Fertilitas atau Kondisi Kesuburan

Pada wanita dengan golongan darah O, umumnya mereka memiliki kadar hormon FSH dalam darah yang kadarnya dapat mencapai dua kali dari wanita pada golongan darah lain yang mengindikasikan rendahnya cadangan telur. Penelitian yang dilakukan di Albert Einstein College of Medicine ini belum dapat mengungkapkan penyebab hal tersebut. Meski demikian Anda, tidak perlu khawatir, karena usia masih masih merupakan faktor penentu penting terjadinya kehamilan pada wanita.

4. Memahami Risiko terhadap Kanker Lambung

Orang dengan golongan darah A memiliki 20% peluang lebih besar terkena kanker lambung dibandingkan orang dengan golongan darah O dan B. Sementara itu, mereka yang bergolongan darah O memiliki risiko yang lebih tinggi terkena tukak lambung serta lebih rentan terhadap bakteri Helicobacter pylori yang dapat menyebabkan perlukaan di lambung. Kesimpulan ini merupakan hasil studi yang dilakukan pada populasi di Swedia oleh peneliti di Karolinska Institutet.

5. Memahami Risiko terhadap Stres

Sebuah studi oleh Neumann dan kawan-kawan menunjukkan bahwa kelompok subyek penelitian dengan golongan darah A lebih rentan terhadap stresor dibandingkan golongan darah O. Meski demikian, kelompok subyek dengan golongan darah A dapat mengatasi stres lebih cepat.

6. Mempercepat Proses Transfusi Darah dalam Situasi Darurat

Dalam kondisi darurat seperti setelah kecelakaan, gempa bumi, dan kondisi tidak terduga lainnya, sangat sedikit waktu yang tersedia untuk menyelamatkan jiwa seseorang. Meski pemeriksaan ulang tetap harus dilakukan, diketahuinya informasi mengenai golongan darah seorang pasien dan orang yang berpotensi menjadi donor di sekitarnya secara cepat, dapat menentukan apakah jiwa seseorang berpeluang diselamatkan atau tidak.

7. Membantu Sesama

Rumah sakit di Indonesia umumnya berada dalam kondisi membutuhkan donasi darah. Mengetahui golongan darah Anda akan memberi motivasi lebih untuk Anda menjadi seorang donor, terutama pada kondisi darurat. Sebagai informasi, golongan darah O dengan rhesus negatif merupakan golongan darah yang paling umum diberikan pada penanganan awal kondisi darurat apabila golongan darah yang sesuai dengan golongan darah pasien belum tersedia. Dengan demikian, kebutuhannya pun sangat tinggi.

Apakah Anda masih belum mengetahui golongan darah sendiri? Segeralah periksakan darah Anda ke puskesmas atau laboratorium klinik terdekat! Prosesnya mudah, cepat dan murah! Siapa tahu Anda juga ingin sekaligus memeriksakan kesehatan rutin Anda.


Baca juga:

1. Golongan Darah Berdasarkan Rhesus, Apakah Itu?

2. Beda Golongan Darah

3. Golongan Darah dan Kepribadian

4. Orangtua Golongan Darah O & B, Anak Bisa Golongan Darah A

0 Komentar

Belum ada komentar