Sukses

Seks Aman untuk Penderita Jantung

Berhubungan seksual memiliki banyak manfaat secara fisik maupun psikis. Pasien dengan jantung juga bisa mendapatkan efek baik tersebut. Untuk itu, perhatikan dulu hal-hal ini!

Setelah seseorang dikatakan memiliki penyakit jantung, kebanyakan orang akan cenderung takut untuk melakukan aktivitas. Apakah boleh saya olahraga? Bolehkah jalan-jalan? Boleh makan ini? Boleh makan itu?

Salah satu hal yang sebenarnya sering ingin ditanyakan adalah: apakah boleh saya berhubungan seksual?

Hanya saja, kebanyakan orang cenderung malu-malu untuk menanyakan hal tersebut pada dokter. Apalagi kalau dalam ruangan/klinik ada perawat atau orang lain.

Sebenarnya, apakah boleh seseorang yang berpenyakit jantung berhubungan seksual?

Berhubungan seks mungkin cukup aman bagi penderita penyakit jantung yang stabil dan rutin berobat. Relatif jarang terjadi serangan jantung saat aktivitas seks, bila dilakukan dalam waktu singkat. Hal ini secara umum berlaku untuk penderita penyakit jantung koroner (penyempitan pembuluh darah jantung). Tentu ada demikian banyak kondisi penyakit jantung, dan rekomendasi mengenai aktivitas seksual akan butuh evaluasi masing-masing.

Jadi, apa yang harus dilakukan pasien jantung jika ingin berhubungan seksual?

Pastikan Anda mendapat evaluasi dari dokter jantung mengenai kondisi jantung Anda. Anda juga akan membutuhkan konsultasi dan supervisi latihan/rehabilitasi fisik jika Anda memiliki kegagalan fungsi jantung, atau jika Anda baru pulih dari serangan jantung. Rehabilitasi fisik akan menurunkan risiko komplikasi saat Anda melakukan aktivitas seksual.

Apabila Anda mengalami keterbatasan atau gangguan dalam berhubungan seks, periksakan kondisi tersebut ke dokter, apakah itu berhubungan dengan kondisi jantung atau penyakit lain yang menyertai, atau akibat dari kondisi psikis. Jangan sekali-kali menghentikan obat jantung atau minum obat tertentu tanpa rekomendasi dokter. Kesehatan Anda harus lebih diutamakan dibanding kondisi seksual Anda.

Secara umum, obat-obatan untuk mengatasi disfungsi ereksi cukup aman. Hanya, perlu hati-hati dan diperhatikan, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam 24-48 jam saat Anda juga sedang mengonsumsi obat golongan nitrat (obat untuk meredakan nyeri dada).

Jadi, jangan malu-malu atau ragu untuk menanyakan ke dokter mengenai kondisi jantung serta aktivitas seksual Anda. Safety comes first!

0 Komentar

Belum ada komentar