Sukses

Pengaruh Wine Terhadap Kesehatan Gigi

Wine merupakan jenis minuman yang rasanya unik, dan cenderung membuat kita ingin mencicipinya. Namun, tahukah tentang pengaruh wine terhadap kesehatan gigi? Berikut info medis dari drg. Calista Argentina.

Dari segudang aktivitas dan kegiatan kita sehari-hari, bersosialisasi adalah salah satu hal yang menyenangkan. Menghabiskan waktu berkumpul bersama sahabat, menghadiri jamuan makan malam dengan kawan lama ataupun rekan bisnis sering kali diadakan di kafe atau lounge.

Sebagai pelengkap makan malam, kita sering kali tergoda untuk mencicipi rasa unik dari minuman Wine, baik Red Wine ataupun White Wine. Namun, bagaimana memilih jenis Wine yang baik agar tidak menimbulkan stain dan merusak gigi?

Berikut ini penjelasannya:

  • White Wine

White Wine lebih berpotensi menimbulkan stain pada gigi, dibandingkan dengan Red Wine, jika dilanjutkan dengan meminum teh atau minuman sejenis lainnya. Zat Tannin dalam White Wine menjadi zat pengikat dan membantu chromogens, serta mengikis permukaan gigi, sehingga mempermudah pembentukan stain, karena di dalam teh terdapat chromogens, zat yang dapat menyebabkan gigi berubah warna.  Selain itu, zat asam yang terkandung pada white Wine juga dapat mengikis lapisan email gigi secara perlahan, sehingga dapat membuat lapisan di bawahnya (lapisan dentin) lebih terlihat dan membuat warna gigi lebih menguning.

  • Red Wine

Red Wine dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi. Studi yang dilakukan di Italia menunjukkan bahwa zat proanthocyanidins, nutrisi yang ditemukan dalam buah anggur, apel dan cokelat yang mengandung antioksidan, dapat mencegah bakteri Streptococcus mutans (bakteri penyebab gigi berlubang) menempel pada air ludah dan gigi.

Setelah mengetahui jenis Wine dan dampak yang dapat ditimbulkannya, beberapa hal yang juga harus Anda perhatikan, adalah:

  • Jangan langsung menyikat gigi setelah minum Wine

Wine merupakan minuman yang memiliki tingkat keasaman tinggi. Menyikat gigi langsung setelah menikmati Wine dapat sangat merusak gigi. Sebaiknya, tunggu 40-60 menit untuk menyikat gigi. Menikmati Wine dengan sepotong keju dapat meminimalisir keasaman penyebab kerusakan gigi.

  • Jangan biarkan Wine menggenang lama di dalam mulut

Cara menikmati Wine yang terbaik adalah dengan menyeruputnya secara perlahan. Namun, semakin lama Wine berkontak dengan lapisan email gigi, maka stain dan pengikisan akan semakin terjadi. Oleh karena itu, jangan biarkan Wine menggenang terlalu lama di dalam mulut. Atau jika Anda ingin benar-benar meminimalisir kontak antara gigi dengan Wine, gunakanlah sedotan.  

0 Komentar

Belum ada komentar