Sukses

Diare Saat Hamil, Ini Penyebab dan Solusinya

Diare saat hamil merupakan hal yang kerap terjadi. Sebenarnya, apa penyebab dan solusi untuk mengatasi diare saat hamil? Berikut jawaban dr. Muhammad Anwar Irzan.

Diare adalah ketika Anda mengalami 3 kali atau lebih buang air besar dalam satu hari. Diare pada kehamilan merupakan sebuah hal yang umum terjadi. Namun demikian, kondisi diare saat hamil tidak selalu berarti berhubungan langsung dengan kondisi kehamilan Anda.

Rasa khawatir terkait diare saat hamil adalah hal yang wajar. Pasalnya, apabila asupan cairan yang hilang tidak dapat digantikan dengan baik, maka ibu hamil tersebut gagal untuk memenuhi kebutuhan cairannya.

Beberapa penyebab diare yang berhubungan dengan kehamilan, meliputi:

1. Perubahan asupan makan

Banyak wanita yang pada akhirnya harus melakukan perubahan asupan makanan secara drastis ketika mereka mengetahui bahwa mereka sedang hamil.

2.  Kepekaan terhadap makanan baru

Selain perut terus membesar, kehamilan juga dapat menyebabkan banyak perubahan lain pada tubuh Anda. Kepekaan terhadap makanan adalah salah satu dari sekian perubahan yang terjadi selama hamil. Makanan yang tidak pernah mengganggu Anda sebelum hamil, sekarang mungkin menyebabkan Anda sakit perut, atau bahkan diare.

3.   Vitamin prenatal

Vitamin prenatal baik untuk kesehatan Anda serta kesehatan bayi di dalam kandungan Anda. Namun, vitamin ini juga dapat mengganggu saluran pencernaan Anda dan menyebabkan timbulnya diare saat hamil.

4.  Perubahan hormon

Hormon dapat membuat sistem pencernaan Anda melambat dan menyebabkan sembelit. Namun demikian, hormon juga dapat mempercepat sistem pencernaan Anda dan  menyebabkan terjadinya diare.

Diare saat hamil umumnya terjadi pada trimester ketiga. Terkait hal ini, Anda mungkin tidak perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mengobati diare Anda.

Anda hanya harus menghindari untuk mengonsumsi jenis asupan tertentu yang dapat memperparah kondisi diare yang Anda alami. Beberapa jenis asupan yang dapat memperparah diare, misalnya makanan tinggi lemak, makanan yang digoreng, makanan pedas, susu, dan makanan tinggi serat.

Namun, jika diare yang Anda alami tidak berakhir setelah dua atau tiga hari, segeralah bawa diri Anda ke dokter untuk mengetahui penyebab di balik diare saat hamil yang Anda alami. Jika penyebab diare tersebut adalah bakteri atau parasit, Anda mungkin akan mendapatkan perawatan khusus.

Dan ingatlah, jangan meminum obat antidiare tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Karena, kondisi diare yang Anda alami bisa saja menjadi lebih buruk akibat mengonsumsi obat-obatan tersebut. Walaupun beberapa orang aman menggunakan obat-obatan tersebut untuk mengatasi masalah diare saat hamil yang mereka alami, namun belum tentu obat-obatan tersebut cocok untuk kondisi diare yang Anda alami.

0 Komentar

Belum ada komentar