Sukses

Manfaat Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

Protein adalah nutrisi yang sangat penting bagi proses tumbuh kembang anak. Kenali lebih dalam tentang manfaat protein bersama dr. Melyarna Putri di sini.
Nutrisi selama awal masa pertumbuhan memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan memberikan dampak pertumbuhan serta perkembangan jangka panjang. Namun, komponen nutrisi apa sajakah yang harus ada dalam asupan makan anak untuk menunjang tumbuh kembangnya secara optimal?

Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral merupakan komponen penting dalam nutrisi anak. Di Indonesia, kontribusi energi dari protein hewani terhadap total kebutuhan energi relatif masih rendah, yaitu 4% (Hardinsyah .dkk, 2001). Padahal, protein merupakan kesatuan molekul besar yang memiliki banyak peran dalam tubuh manusia. Protein dibentuk oleh ratusan atau ribuan unit asam amino, di mana satu dan yang lainnya akan dihubungkan dengan rantai panjang.  

Protein memiliki peranan yang sangat penting di dalam sel. Perananan protein, di antaranya adalah untuk pembentukan struktur sel, membantu sel menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi di dalam jaringan tubuh dan organ.

Fungsi protein akan dijelaskan dalam tabel berikut:

Fungsi

Deskripsi

Contoh

Antibodi

Antibodi berguna untuk mengikat partikel asing, seperti virus dan bakteri, untuk melindungi tubuh dari penyakit

Imunoglobulin G

Enzim

Enzim memerankan peranan penting pada hampir seluruh reaksi kimia yang terjadi di dalam sel.

Fenilalanin hidroksilase

Pembawa pesan

Protein pembawa pesan, seperti hormon, akan menyampaikan sinyal di antara sel, jaringan, dan organ.

Growth hormon (GH)

Struktur

Protein berperan untuk pembentukan struktur sel.

Actin, protein yang penting dalam proses pergerakan otot

Transport

Protein ini penting untuk membawa molekul kecil ke seluruh tubuh.

Ferritin, protein yang berguna untuk simpanan zat besi di dalam tubuh.

Kecukupan protein seseorang dipengaruhi oleh berat badan, usia (tahap pertumbuhan dan perkembangan) serta mutu protein dalam pola konsumsi pangannya. Bayi dan anak-anak yang berada dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan yang pesat membutuhkan protein lebih banyak per kilogram berat badannya dibandingkan dengan orang dewasa.

Sumber protein hewani meliputi daging, telur, susu, ikan, seafood dan produk hasil olahannya. Sumber protein nabati meliputi kedelai, kacang-kacangan dan produk hasil olahannya – seperti tempe, tahu, dan susu kedelai.

Secara umum, mutu protein hewani lebih baik dibandingkan dengan protein nabati. Pasalnya, pangan hewani mengandung asam amino lebih lengkap dan lebih banyak dibandingkan pangan nabati.

1 Komentar