Sukses

Inilah Akibat Memakai Celana Jeans Ketat bagi Wanita

Celana jeans ketat ternyata dapat mempengaruhi kesehatan daerah kewanitaan, lho! Ketahui lebih dalam mengenai akibat memakai celana jeans ketat bagi wanita bersama dr. Kartika Mayasari berikut ini.

Celana jeans sampai saat ini memang merupakan jenis celana yang paling diminati oleh semua umur dan semua jenis kelamin. Dari usia muda hingga usia tua, baik wanita maupun pria, senang menggunakan celana dengan bahan jeans.

Seperti yang diketahui, jeans merupakan suatu bahan yang mudah untuk di padu padankan dan bisa digunakan dalam acara apapun, baik acara resmi maupun acara tidak resmi.

Saat ini, celana jeans yang pas dan cenderung ketat merupakan jenis celana yang digemari terutama oleh kaum wanita. Pasalnya, celana jeans yang ketat cenderung akan membuat pemakainya terlihat seksi dan enak untuk indah dilihat.

Meskipun terkesan memberikan penampilan seksi dan enak untuk dilihat, apakah celana jeans ketat aman untuk kesehatan area kewanitaan bagi wanita yang menggunakannya?

Sebuah studi yang dilakukan pada lebih dari 900 wanita di Italia menemukan bahwa mereka yang memakai celana jeans ketat satu kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena vaginosis bakterialis.

Vaginosis bakterialis adalah suatu kondisi ketidakseimbangan bakteri pada vagina. Normalnya, vagina wanita mengandung bakteri baik serta bakteri jahat. Bakteri baik akan mengendalikan pertumbuhan bakteri buruk. Tetapi, karena dipengaruhi oleh suatu hal maka wanita yang menderita vaginosis bakterialis memiliki jumlah pertumbuhan bakteri buruk yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan bakteri baik-nya.

Gejala yang paling umum terjadi akibat vaginosis bakterialis adalah keputihan yang berbau. Warna keputihan bisa ke abu-abuan hingga kuning. Sebuah tanda vaginosis bakterialis adalah bau amis yang mungkin akan menjadi lebih bau saat Anda berhubungan seksual. Vaginosis bakterialis terjadi tanpa adanya gejala apapun pada hampir setengah dari wanita yang menderita.

Ada beberapa penyebab yang membuat ketidakseimbangan bakteri ini terjadi, yakni:

1.    Berganti-ganti pasangan hubungan seksual

2.    Faktor kebersihan atau kelembapan vagina

Dan yang menjadi penyebab terjadinya vaginosis bakterialis pada wanita yang gemar memakai celana jeans ketat adalah karena faktor kelembapan vagina yang berlebihan. Pasalnya, saat seorang wanita menggunakan celana ketat, maka sirkulasi udara pada daerah vagina wanita tersebut akan terhambat sehingga menyebabkan kelembapan yang berlebihan. Ketika hal ini terjadi, maka bakteri jahat yang ada di vagina akan berkembang biak dengan pesat dan menyebabkan vaginosis bakterialis.

0 Komentar

Belum ada komentar