Sukses

Gigi Sakit dan Ngilu? Mungkin Gigi Anda Retak

Walaupun gigi merupakan bagian terkuat dari tubuh manusia, tapi pada kenyataannya gigi dapat mengalami keretakan.

Terkadang rasa ngilu timbul di gigi ketika menggigit atau mengunyah makanan, padahal gigi tidak berlubang. Apakah itu salah satu gangguan yang Anda alami? Jika ya, waspadai gigi retak. Ya, walaupun gigi merupakan bagian terkuat dari tubuh manusia, tapi pada kenyataannya gigi dapat mengalami keretakan.

Kebiasaan menggertakkan gigi, mengunyah makanan yang keras seperti es, kacang dan lainnya, serta benturan pada mulut merupakan hal-hal yang bisa memicu keretakan pada gigi. Begitu juga dengan gigi yang ditambal dengan tambalan yang cukup besar. Gigi yang sering mengalami retak adalah gigi geraham bawah.

Jika sudah retak maka kuman bisa masuk ke sela-sela jaringan gigi yang retak, kemudian menginfeksi bagian dalam gigi sampai ke bagian akar serta jaringan sekitarnya. Sehingga bisa menyebabkan bengkak pada gusi pada tahap lanjut.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan pada gigi retak adalah:

  • Ngilu atau sakit ketika menggigit makanan.
  • Gigi sensitif terhadap suhu makanan dan minuman yang dingin.
  • Gigi sensitif terhadap makanan manis.
  • Sakit ketika minum atau makan.
  • Rasa sakit yang timbul dan hilang tapi tidak setiap saat.

Mendiagnosis gigi yang retak tidaklah mudah, karena kondisi gigi retak tidak dapat dilihat dengan mata telanjang dan terkadang tidak tampak pada pemeriksaan sinar-X.

Perawatannya akan bergantung pada gejala dan tingkat kerusakan yang telah terjadi. Pada kasus gigi retak dengan keretakan yang sudah mencapai pulpa atau kamar saraf gigi, maka akan diperlukan perawatan saluran akar gigi.

Jika Anda mengalami keluhan rasa sakit dan sensitif pada gigi, hindari mengunyah makanan terlebih dahulu apalagi makanan yang keras. Dan jangan lupa untuk segera memeriksakan diri ke dokter gigi. 

0 Komentar

Belum ada komentar