Sukses

Gigi Sakit dan Ngilu? Mungkin Gigi Anda Retak

Terdapat banyak penyebab gigi ngilu. Salah satunya adalah karena adanya gigi yang retak.

Gigi adalah salah satu bagian tubuh yang paling kuat. Namun, setiap gigi bisa saja mengalami keretakan. Jika sudah retak, maka kuman  dapat masuk ke sela-sela jaringan gigi yang retak tersebut. 

Dalam suatu gigi, terdapat lapisan enamel yang merupakan lapisan terluar gigi dan berfungsi untuk melindungi bagian gigi. Di bawah lapisan enamel tersebut, terdapat lapisan dentin yang berfungsi melindungi pulpa gigi. Pulpa gigi tersebut berisi saraf-saraf dan pembuluh darah.

Ketika lapisan luar gigi retak, saat Anda melakukan proses pengunyahan akan muncul gesekan-gesekan yang terjadi pada lapisan gigi tersebut. Keadaan ini lama kelamaan akan menyebabkan bagian pulpa gigi teriritasi, sehingga rusak dan tidak dapat sembuh dengan sendirinya.

Alhasil, gigi tidak hanya sakit saat mengunyah tetapi juga lebih sensitif terhadap suhu yang ekstrem. Apabila retakan sudah luas mencapai pulpa dan tidak segera dirawat, dapat menyebabkan gigi tersebut mati. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko infeksi yang menyebar ke tulang dan gusi yang mengelilingi gigi. 

1 dari 3 halaman

Waspadai Penyebab Gigi Retak

Gigi retak dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut beberapa penyebab gigi retak hingga menimbulkan rasa ngilu:

  • Kebiasaan menggeretakkan gigi (bruxism)
  • Mengunyah makanan yang keras, seperti es batu atau kacang
  • Trauma kecelakaan 
  • Benturan saat berolahraga
  • Gigi dengan tambalan yang cukup besar sehingga dapat melemahkan struktur gigi
  • Perubahan suhu saat mengkonsumsi makanan atau minuman yang panas maupun dingin
  • Pertambahan usia

Jika gigi retak tidak segera dirawat, maka akan menyebabkan rasa sakit sehingga menimbulkan ketidaknyamanan saat beraktivitas.

Artikel Lainnya: Tiba-tiba Gigi Terasa Ngilu, Apa Penyebabnya?

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Ngilu Akibat Gigi Retak

Untuk mengatasi gigi retak, perawatan yang dilakukan bergantung pada gejala, ukuran, lokasi, dan juga tingkat keparahannya. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan secara klinis maupun foto rontgen untuk mendiagnosisnya. 

Berikut beberapa perawatan yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Tambalan

Jika yang retak hanya sebatas email atau dentin, penambalan dapat dilakukan dengan menggunakan tambalan composite untuk memulihkan tampilan dan juga fungsinya. 

Artikel Lainnya: Mengapa Makan Gelato Bikin Gigi Ngilu?

2. Mahkota Tiruan

Mahkota gigi tiruan merupakan alat prostetik yang biasanya terbuat dari porselen atau keramik, yang diletakkan di atas gigi yang rusak untuk menutupinya. 

Umumnya perawatan ini memerlukan pengasahan terlebih dahulu untuk memberikan ruang bagi mahkota tiruan tersebut.

3. Saluran Akar

Jika retakan yang terjadi cukup luas hingga menembus ruang pulpa, dokter gigi akan merekomendasikan untuk melakukan perawatan saluran akar dengan mengangkat jaringan pulpa yang rusak. Prosedur ini dapat mencegah agar gigi tidak terinfeksi.

4. Pencabutan

Ketika retakan gigi cukup luas dan sudah tidak dapat dilakukan perawatan apa pun, maka pencabutan dapat dipilih agar tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari.

Meskipun gigi retak dapat diperbaiki, Anda tetap perlu melakukan langkah-langkah pencegahan. Cobalah untuk menghindari makanan yang keras serta kebiasaan buruk tertentu, agar gigi tidak mengalami patah serta ngilu.  

Apabila Anda sudah mengalami rasa sakit dan sensitif pada gigi, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk mendapat perawatan yang tepat. Untuk membaca artikel lainnya mengenai kesehatan gigi dan mulut, silakan mengunduh aplikasi KlikDokter

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar