Sukses

Benarkah Musik Bermanfaat Bagi Kesehatan Jantung?

Musik, selain baik untuk jiwa, ternyata juga dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun, benarkah musik memiliki efek yang demikian? Berikut info medisnya.

Musik adalah “bahasa universal” yang dapat dinikmati oleh siapapun. Musik memiliki begitu banyak variasi, dengan berbagai tempo dan genre.

Musik dapat membuat Anda tertawa, menangis, semangat ataupun membuat pikiran Anda menjadi tenang. Selain baik untuk jiwa, ternyata jantung dan pembuluh darah juga memiliki porsinya sendiri dalam menikmati musik.

Perlu diketahui, tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, termasuk serangan jantung, stroke dan gagal jantung. Oleh karena itu, mengendalikan tekanan darah dapat mengurangi terjadinya hal tersebut.

Di Yunani kuno, musik digunakan untuk meredakan stres, membantu tidur dan mengurangi rasa sakit. Sedangkan Amerika kuno dan Afrika menggunakan nyanyian dan mantra sebagai bagian dari ritual penyembuhan. Pada pengobatan modern, musik digunakan sebagai bagian dari terapi, misalnya untuk penyakit Alzheimer, hingga penyakit nyeri kronik.

Beberapa penelitian mengindikasikan musik dapat membantu meredakan rasa nyeri dan kecemasan, serta membantu menghalangi suara-suara yang tidak menyenangkan di rumah sakit. Sejak tahun 1980, peneliti mulai melirik hubungan antara musik dan sistem pembuluh darah dan jantung (kardiovaskular).

Musik merupakan selera personal. Mendengarkan jenis musik yang tenang dapat memperlambat denyut jantung, mengurangi tekanan darah dan memperbaiki aliran darah. 

Studi dilakukan untuk melihat pengaruh terapi musik untuk membantu orang menghadapi penyakit jantung, baik untuk pasien dengan kondisi pemulihan serangan jantung, pasien gagal jantung, atau pasien penyakit jantung lainnya. Suzanne Hanser, Kepala Departemen Terapi Musik Universitas Berklee di Boston mengatakan, “Penyakit jantung bisa sangat membuat orang tertekan. Terapi musik dapat meredakan stres, dan dapat menyediakan rasa nyaman untuk membantu menghadapi kondisi yang sedang terjadi.”

Ada beberapa cara untuk menikmati musik, salah satunya adalah dengan bertemu terapis musik. Terapis musik membantu Anda menjadi pendengar yang lebih aktif, menggunakan musik untuk menangkal pikiran negatif, melepaskan stres dan mengumpulkan energi.

Namun, apabila Anda ingin melakukan terapi musik sendiri di rumah, tentu hal ini bisa Anda lakukan. Caranya, carilah musik yang membuat Anda merasa nyaman, pilihlah musik yang menenangkan dan beberapa musik yang dapat membantu merangsang semangat Anda. Apabila Anda sedang merasa tertekan, duduk dan dengarkan musik yang menenangkan selama 20 menit atau lebih. Sedangkan, apabila Anda membutuhkan musik yang memberi semangat, putarlah musik energik.

Musik dengan tempo yang lebih cepat dan ritme terstruktur yang lebih simple secara nyata dapat meninggikan irama napas, tekanan darah dan denyut jantung. Sedangkan musik yang pelan mencetuskan efek yang sebaliknya.

Hasil penelitian di Universitas Osaka, Jepang, menyebutkan bahwa pada penelitian ditemukan adanya penurunan tekanan darah hingga 6 mmHg pada semua subjek penelitian yang mendengarkan musik.

Meskipun demikian, efek jangka panjang mengenai keuntungan intervensi musik dan tekanan darah masih diteliti sampai saat ini. Namun, temuan tersebut menunjukkan bahwa musik dapat menjadi salah satu cara yang baik untuk menurunkan tekanan darah. 

0 Komentar

Belum ada komentar