Sukses

Langkah Pertama Mengatasi Diare pada Anak

Diare, atau yang lebih dikenal dengan mecret, yang tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada kematian. Berikut langkah pertama mengatasi diare pada anak dari dr. Dewi Ema Anindia.
Diare, atau lebih dikenal dengan mencret, adalah suatu BAB cair lebih dari 3 kali dalam sehari. Diare merupakan suatu proses peradangan pada saluran pencernaan yang bisa disebabkan oleh:
  • Infeksi virus
  • Air atau makanan yang terkontaminasi oleh bakteri atau parasit
  • Reaksi tubuh akibat menerima makanan baru
  • Efek samping dari obat-obatan
  • Malnutrisi

Bahaya yang dapat muncul pada kondisi diare pada anak adalah dehidrasi yang bisa berujung pada kematian. Dehidrasi memiliki beberapa derajat, dan pada umumnya dapat ditandai dengan gejala haus yang berlebihan, perilaku gelisah, mata yang cekung. Dehidrasi pada pada kondisi yang berat bisa ditandai dengan hilangnya kesadaran, dan tidak adanya produksi urin.

Oleh karena dehidrasi merupakan reaksi yang timbul akibat diare, maka langkah pertama untuk mengatasi diare adalah dengan mencegah atau mengatasi dehidrasi yang terjadi.

Apa sajakah langkah yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi diare pada anak?

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Pastikan anak Anda mengonsumsi minuman yang cukup. Berikan minuman lebih sering, namun dalam porsi yang sedikit-sedikit. Apabila Anda menyusui anak Anda, berikan lebih banyak ASI.
  • Perbolehkan anak Anda untuk mengonsumsi minum sebanyak yang ia inginkan.
  • Sereal yang dicampur dengan susu atau air boleh diberikan pada anak Anda untuk menggantikan cairan yang hilang.
  • Apabila Anda merasa anak Anda kurang cairan atau terlihat ada tanda-tanda dehidrasi pada anak, seperti anak yang lemas, maka berikan Oralit (Oral Rehydration Solution/ORS).
  • Berikan anak Anda makanan dengan porsi lebih sedikit dengan frekuensi lebih sering, minimal 6 kali dalam sehari. Anda bisa memberikan makanan yang mudah dicerna, seperti roti, nasi, kentang, dan pisang. Selain itu, Anda juga memberikan biskuit/pretzel yang asin untuk menggantikan garam yang hilang selama diare. Hindari pemberian makanan yang memiliki kandungan gula atau lemak yang tinggi.
  • Jangan berikan obat-obatan tanpa sepengetahuan atau anjuran dari dokter.
  • Pastikan juga Anda mencuci tangan setelah Anda membersihkan anak Anda.

Apabila kondisi anak Anda semakin lemas, tidak mau makan, ataupun minum hingga tidak keluar urin, maka sebaiknya Anda segera membawa anak Anda ke dokter. Ingatlah bahwa penanganan diare pada anak adalah dengan mencegah anak dehidrasi. Jadi, cairan adalah terapi utama dalam menangani diare atau mencret pada anak.

0 Komentar

Belum ada komentar