Sukses

Meraih Multiorgasme, Mungkinkah?

Semua wanita secara fisiologis dimungkinkan untuk meraih tidak hanya sekali, namun beberapa kali orgasme dalam satu ronde hubungan intim. Ini yang disebut sebagai multiorgasme.

Tidak seperti wanita, pria umumnya hanya bisa meraih sekali orgasme. Setelah itu, mereka harus “beristirahat” sejenak untuk bisa kembali menerima rangsangan. Menurut penelitian, tercatat hanya kurang dari 10% pria yang dapat meraih multiorgasme – dan jumlah ini semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia.

Namun ironisnya, justru banyak wanita yang mengeluh sukar atau tidak pernah mengalami orgasme dalam berhubungan intim. Studi mencatat bahwa jumlah wanita yang pernah mengalami orgasme hanya sebesar 30%.

Apa Itu Multiorgasme?

Multiorgasme adalah beberapa orgasme yang timbul saling sambung-menyambung, yang terjadi dalam satu kali hubungan seksual.

Orgasme hingga beberapa kali dalam satu sesi hubungan intim ini dimungkinkan karena wanita tidak memerlukan “masa jeda”, dan dapat langsung menerima rangsangan seksual – bahkan kembali mengalami orgasme – walaupun ia telah mengalami orgasme sebelumnya.

Selain itu, wanita dapat mengalami multiorgasme karena ia dapat memperoleh rangsangan dari tiga organ yang berbeda, yaitu klitoris, vagina, dan G-spot. Sementara itu, zona rangsangan terbesar pria umumnya hanya berada pada penis.

Mengapa Sukar Meraih Orgasme?

“Jangankan memperoleh multiorgasme, meraih satu kali orgasme ketika berhubungan intim saja sudah bagus.” Mungkin demikianlah pemikiran dari sebagian besar wanita. Walaupun dimampukan untuk mengalami multiorgasme, nyatanya sebagian besar wanita justru sukar mendapatkan orgasme. Mengapa demikian?

Penyebab yang paling umum terjadi adalah karena wanita sudah terlalu sibuk dan lelah setelah bekerja seharian. Baik ibu rumah tangga yang lelah mengurus anak, rumah, dan kebutuhan suami ataupun ibu bekerja yang direpotkan dengan tugas kantor yang menumpuk – semua sama-sama lelah dan sibuk!

Jangankan memikirkan seks, rasanya ingin tidur dan beristirahat saja. Energi untuk bermesraan dengan suami sudah menguap saat malam tiba.

Tidak dapat meraih orgasme pada sebagian kecil wanita dapat pula disebabkan oleh kelainan pada organ tubuh, misalnya cedera, trauma, atau kecelakaan yang melibatkan area panggul, penyakit kronis, atau pembedahan pada area panggul. Namun demikian, hal ini relatif jarang terjadi.

Konsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menjadi halangan wanita dalam meraih kepuasan seksual, misalnya jenis-jenis tertentu dari obat antidepresi, obat darah tinggi, dan kontrasepsi hormonal. Mengganti obat tersebut dengan jenis lain yang tidak menghambat kepuasan seksual dapat menjadi alternatif.

Wanita paling sering terbawa perasaan atau baper ­– begitu menurut istilah kekinian zaman sekarang. Oleh karena itu, wanita akan sulit mengalami orgasme apabila ia sedang sedih, cemas, dan marah. Teknik relaksasi dan olahraga seperti senam Kegel dapat membantu mengatasi hal tersebut.

Ada pula yang mungkin pada masa lalu mengalami trauma dengan hubungan seksual, baik itu pelecehan seksual maupun hubungan seksual yang nyeri. Hal ini memerlukan terapi atau konseling dengan psikolog ataupun dokter untuk dapat mengatasinya.

Bagaimana Cara Meraih Multiorgasme?

Pertama, wanita harus menyelesaikan segala permasalahan yang ada dalam dirinya – seperti yang telah diuraikan di atas. Identifikasi terlebih dulu, apa hal yang menghambat Anda dalam meraih kepuasan seksual. Setelah itu, barulah Anda dapat mencari jalan keluarnya.

Pada umumnya, wanita lebih lambat terangsang dan mencapai puncak dibandingkan dengan laki-laki. Oleh karena itu, wanita harus “panas” terlebih dahulu, dengan melakukan foreplay lebih lama.

Sebagian besar wanita akan lebih mudah mengalami orgasme jika mendapatkan stimulasi pada klitorisnya. Lakukanlah foreplay dengan merangsang klitoris lebih lama. Mintalah kepada pasangan untuk merangsang klitoris selama berhubungan. Hal ini bisa dilakukan dengan jari, ataupun dengan melakukan posisi tertentu, seperti wanita di atas.

Pasangan juga dapat menstimulasi zona erotis lain, yaitu G-spot. Area ini terdapat satu hingga dua buku jari di dalam vagina, di balik tulang pubis. Area ini agak sukar dijangkau oleh penis, dan lebih mudah diraih oleh jari. Selain itu, ada pula area yang lebih dalam, yaitu di bagian belakang vagina, di sisi depan mulut rahim yang juga sensitif dan dapat distimulasi dengan penis.

Selain zona rangsangan di atas, wanita juga harus mempelajari tubuhnya sendiri dan mengetahui area mana yang sensitif. Dengan demikian, wanita dapat menuntun pasangannya untuk melakukan stimulasi di area tersebut.

Apabila Anda merasa terlalu lelah, jangan dipaksakan. Akan lebih baik apabila Anda beristirahat dan mengumpulkan tenaga terlebih dahulu sebelum memulai hubungan intim. Stres dapat dihilangkan dengan melakukan relaksasi dan berolahraga.

Atau, Anda dapat pula berbulan madu untuk kesekian kalinya bersama suami,  untuk meraih kehidupan seksual yang lebih memuaskan.

1 Komentar