Sukses

Lawan Plak Gigi yang Berbahaya dengan White Tea

White tea memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menjaga gigi Anda tetap sehat. Yuk, baca selengkapnya di sini.
Plak merupakan lapisan lengket dan berwarna di gigi yang diakibatkan oleh bakteri. Plak terbentuk ketika makanan yang terdiri atas karbohidrat (gula dan pati) seperti susu, soft drinks, kismis, kue, atau permen secara terus-menerus tertinggal di gigi Anda. Bakteri yang hidup di dalam mulut akan melekat pada sisa makanan tersebut dan menghasilkan asam. Sejalan dengan waktu, asam ini akan merusak email gigi.

Plak dapat dicegah dengan rajin menggosok gigi setelah makan, membersihkan sela-sela gigi secara rutin, berkumur dengan mouth rinse, hindari terlalu sering makan dan minum yang manis, serta rutin kontrol ke dokter gigi.

Selain merupakan minuman popular yang sangat disukai masyarakat di seluruh dunia, white tea juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah untuk mencegah dan melawan plak gigi. Hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti.

White tea berasal dari tanaman Camellia sinensis yang ada di Tiongkok. White tea berbeda dari jenis teh lainnya, karena dipetik ketika daun belum mekar sempurna untuk mencegah terjadinya oksidasi. Oksidasi akan merusak kandungan penting dalam daun teh sehingga efektivitasnya juga berkurang. Semakin teroksidasi daun the, maka akan semakin tua warnanya dan semakin kuat aroma tehnya. Kandungan teh yang sangat berperan penting dalam kesehatan ialah polifenol. 

White tea terdiri atas fluoride, tanin dan flavonoid. Kandungan flouride pada white tea sekitar 34%, yang artinya efektif mengurangi karies di gigi. Tanin menghambat produksi enzim liur amilase, sehingga mengurangi potensi terjadinya karies akibat penumpukan sisa makanan. Tanin juga menghambat pertumbuhan bakteri streptococus, yang merupakan faktor utama terbentuknya plak. Flavonoid dan polifenol, terutama katekin, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak. Katekin ditemukan dalam level yang tinggi pada white tea dibandingkan teh jenis lainnya.

Studi menunjukkan bahwa dua sampai empat cangkir white tea setiap harinya dapat memberikan efek yang maksimal.

0 Komentar

Belum ada komentar