Sukses

White Tea, Teh Penangkal Kanker

Akhir-akhir ini, white tea mulai dikenal luas oleh masyarakat. Manfaatnya untuk kesehatan pun tidak main-main, karena diyakini dapat mencegah penyakit kanker.
Tentang Teh

Teh terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Segera setelah dipetik, daun teh akan mudah layu dan teroksidasi. Selama proses oksidasi, zat-zat yang terkandung  pada daun teh rusak oleh kerja enzim, menghasilkan warna daun yang lebih gelap dan aroma yang khas. Proses oksidasi dapat dihentikan dengan proses pemanasan, di mana kerja enzim akan dinonaktifkan. Seberapa banyaknya oksidasi dan proses yang dilalui bergantung pada jenis teh yang akan dihasilkan.

Teh mengandung zat-zat penting yang dapat digunakan oleh tubuh kita antara lain: polifenol, alkaloid, asam amino, karbohidrat, protein, klorofil, organik volatil, aluminium, dan mineral.

White Tea untuk Kanker

Green tea merupakan jenis teh yang diketahui memiliki efek dalam mencegah timbulnya kanker. Tapi, tahukah Anda bahwa white tea dapat mencegah timbulnya kanker lebih baik daripada green tea?

Beberapa teh yang telah diproses terlebih dahulu untuk menghasilkan jenis teh yang diinginkan, ternyata berpengaruh terhadap efektivitasnya dalam mencegah kanker. Para peneliti mengemukakan teori bahwa semakin banyak proses yang dilalui daun teh, maka akan semakin kurang efektivitasnya dalam mencegah kanker. Kunci utama untuk mencegah kanker adalah kandungan kimia polifenol.

Banyak dari polifenol yang mengalami oksidasi atau rusak akibat pengolahan green tea menjadi oolong tea atau black tea. White tea dipercaya memiliki kandungan polifenol yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan yang terkandung dalam green tea, sehingga lebih baik manfaatnya karena terbuat dari daun teh yang masih muda atau pucuk di mana proses oksidasi tidak terjadi. Hal ini sudah disahkan oleh peneliti yang meneliti kadar polifenol pada white tea.

Polifenol dapat mencegah mutasi DNA yang merupakan awal mula terjadinya kanker. White tea menghambat mutasi DNA lebih baik dibandingkan green tea. Hal ini menunjukkan bahwa white tea memiliki potensi melawan kanker yang lebih baik dibandingkan jenis teh lainnya.

White tea merupakan minuman kesehatan yang sangat digemari. Sebagai jenis teh yang terlangka dan termahal, white tea diproduksi hampir secara eksklusif di Tiongkok. Namun saat ini white tea dapat Anda temui dengan mudah di Indonesia.

Agar lebih efektif dalam mencegah kanker, kombinasikan white tea dengan gaya hidup sehat lainnya seperti banyak makan sayur dan buah, olahraga teratur, serta menghindari rokok.

0 Komentar

Belum ada komentar