Sukses

Telinga Berdarah, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Telinga berdarah dapat terjadi karena banyak faktor. Apa saja penyebabnya? Simak ulasan lengkapnya di sini.

Siapa yang tidak terkejut ketika mengalami telinga berdarah? Ternyata penyebab telinga berdarah, ataupun ketika darah keluar dari bagian tubuh lainnya, terjadi karena pecahnya pembuluh darah.

Dengan kata lain, kondisi telinga keluar darah merupakan pertanda adanya gangguan pada telinga, sehingga menyebabkan pecahnya pembuluh darah di area tersebut.

Keluhan keluar darah dari telinga dapat dialami oleh siapa pun, baik orang dewasa maupun anak-anak. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini memerlukan pemeriksaan oleh dokter untuk menentukan sebab dan pengobatan yang tepat.

1 dari 4 halaman

Apa Penyebab Telinga Keluar Darah?

Ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab telinga berdarah, ada sebab yang serius dan ada juga yang tidak terlalu mengkhawatirkan. Berikut beberapa penyebabnya:

  1. Cedera pada Telinga

Cedera pada telinga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, misalnya:

  • Trauma yang terjadi karena kesalahan saat mengorek telinga, terkena benturan atau pukulan tindikan, dan lain-lain.
  • Suara yang terlalu keras.
  • Kemasukan benda asing.
  • Barotrauma, atau disebabkan oleh tekanan yang tinggi di udara atau air.

Kondisi-kondisi tersebut dapat menyebabkan cedera pada liang telinga dan gendang telinga. Gendang telinga yang pecah dapat menyebabkan telinga berdarah.

Artikel Lainnya: Telinga Sering Berdengung, Apa yang Salah?

  1. Cedera Kepala

Cedera pada kepala, misalnya karena kecelakaan, jatuh, atau terkena benturan, dapat menyebabkan keluarnya cairan serebrospinal (dari otak) melalui telinga. Cairan tersebut biasanya bercampur dengan darah. Tak hanya dari telinga, darah juga dapat keluar dari hidung.

  1. Infeksi

Infeksi pada telinga dapat disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun jamur. Infeksi bakteri biasanya dapat menjadi parah, terlebih bila tidak ditangani dengan benar. Infeksi ini dapat menjadi penyebab telinga berdarah.

Keluhan infeksi sering kali dialami oleh anak-anak serta orang yang memiliki alergi dan iritasi berulang pada telinga luar.

  1. Polip

Polip pada telinga merupakan tumor jinak yang dapat terbentuk dari kulit yang menyelubungi telinga dan gendang telinga. Penyebabnya adalah adanya iritasi berulang dan cedera pada liang telinga atau gendang telinga. Polip dapat berdarah jika terdapat cedera pada area tersebut.

Artikel Lainnya: Telinga, Haruskah Dibersihkan Setiap Hari?

  1. Kanker

Keganasan atau kanker di telinga dapat terjadi di telinga bagian luar atau bagian tengah, dan dapat menyebabkan keluarnya darah dari telinga. Kanker berasal dari sel-sel yang tumbuh secara tidak normal, yang menghancurkan sel-sel yang sehat.

  1. Kolesteatoma

Kolesteatoma merupakan kondisi keratin (protein kulit) menyumbat telinga bagian tengah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pecahnya gendang telinga atau infeksi berulang.

Seiring dengan waktu, kolesteatoma dapat merusak telinga bagian tengah. Telinga keluar darah bisa terjadi karena adanya infeksi yang merupakan salah satu komplikasi dari kolesteatoma.

Artikel Lainnya: Cara Ampuh Membersihkan Telinga, Pakai Baby Oil

2 dari 4 halaman

Cara Mengobati Telinga Berdarah

Ada beberapa pilihan terapi yang mungkin disarankan sebagai cara mengobati telinga berdarah, di antaranya:

  • Antibiotik

Antibiotik bisa digunakan untuk mengatasi infeksi telinga yang disebabkan bakteri. Antibiotik tidak bermanfaat untuk infeksi telinga yang disebabkan bakteri atau jamur. Penggunaannya memerlukan resep dokter.

  • Obat Antinyeri

Obat antinyeri yang dijual bebas dapat Anda gunakan untuk mengurangi keluhan sakit atau tidak nyaman yang mungkin muncul bersamaan dengan keluarnya darah dari telinga. Beberapa jenis obat antinyeri juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan.

  • Kompres Hangat

Kehangatan dapat membuat telinga Anda yang nyeri terasa lebih nyaman. Caranya, basahi kain dengan air hangat dan tempelkan pada telinga yang berdarah untuk mengurangi sakit yang dirasakan.

  • Mengawasi Keluhan

Pada beberapa kondisi, penyebab telinga berdarah dapat diatasi tanpa pengobatan. Karena itu, Anda mungkin hanya akan disarankan untuk mengawasi keluhan yang dirasa. Jika ada perubahan keluhan, maka Anda akan disarankan untuk kontrol kembali.

  • Pelindung Telinga 

Anda mungkin memerlukan pelindung telinga, seperti ear cover atau ear plug, untuk mencegah air dan kotoran masuk ke dalam telinga yang sedang luka.

Artikel Lainnya: Gangguan Telinga Akibat Terlalu Sering Pakai Headset

3 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Saat Alami Telinga Berdarah

Saat mengalami keluhan telinga keluar darah, ada beberapa hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan. Tips berikut juga dapat membantu mencegah berulangnya keluhan.

  • Hindari membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda asing lainnya.
  • Hindari menggunakan earphone sampai kondisi Anda tuntas ditangani.
  • Hindari berenang saat darah masih keluar dari telinga, berhati-hati juga saat mandi dan keramas. Jika sudah sembuh, gunakan penyumbat telinga saat Anda berenang.
  • Hindari memasukkan air ke dalam telinga untuk membersihkan telinga karena dapat menyebabkan iritasi dan infeksi.
  • Hindari membersihkan darah yang keluar dengan air karena dapat memperburuk kondisi Anda.
  • Hindari paparan dengan suara keras. Jika Anda akan terpapar suara keras, sebaiknya gunakan pelindung telinga.

Pada kebanyakan kasus, telinga berdarah dapat sembuh sempurna. Namun, tetap memerlukan pengobatan yang sesuai dengan penyebabnya. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri jika Anda mengalami keluhan ini, ya!

Apabila Anda masih memiliki pertanyaan mengenai topik ini, dapat bertanya kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat 24 Jam yang tersedia di aplikasi KlikDokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar