Sukses

Serba-serbi Peranakan Turun

Peranakan turun merupakan sebuah kejadian yang tentunya tidak diinginkan oleh wanita manapun. Simak serba-serbi peranakan turun bersama dr. Mega Putri Berikut ini.

Peranakan, atau yang lebih dikenal dengan organ rahim, normalnya terletak di perut bagian bawah dan letaknya ‘diikat’ oleh otot maupun oleh ligamen.

Terdapat beberapa kondisi yang bisa menyebabkan otot pengikat rahim menjadi lemah dan kendur sehingga bisa menyebabkan turunnya rahim ke arah vagina.

Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hal tersebut adalah kehamilan dan persalinan yang sulit. Terdapat 4 tingkat keparahan peranakan turun berdasarkan letaknya, yakni:

  • Derajat I, mulut rahim turun ke vagina.
  • Derajat II, mulut rahim turun sampai ke lubang vagina.
  • Derajat III, sebagian rahim keluar melalui vagina.
  • Derajat IV, seluruh bagian rahim keluar melalui vagina.

Penyebab Peranakan Turun

Terdapat beberapa kondisi yang bisa menyebabkan peranakan turun, antara lain:

  • Kehamilan dan persalinan yang lama
  • Penurunan kekuatan otot panggul karena proses penuaan
  • Kelemahan kekuatan otot setelah menopause akibat kurangnya hormon estrogen
  • Kondisi di mana terdapat peningkatan tekanan di perut, seperti batuk kronis (bronkitis kronis dan asma), sering mengejan (sembelit), tumor panggul, dan akumulasi cairan di perut
  • Kegemukan
  • Merokok

Kondisi peranakan turun ini sangatlah mengganggu dan apabila terlambat ditangani bisa menyebabkan Anda kehilangan rahim Anda selamanya.

Beberapa gejala peranakan turun yang biasanya terjadi, antara lain:

  • Merasakan adanya tekanan atau rasa ’penuh’ di dalam vagina, merasakan ada sesuatu yang akan keluar dari vagina, atau bahkan melihat mulut rahim keluar dari vagina.
  • Mengalami kelainan berkemih, seperti sulit menahan buang air kecil ataupun buang air besar.
  • Nyeri pada bokong yang disertai dengan kondisi sulit berjalan, sulit berkemih, atau gangguan defekasi.

Apabila Anda merasakan hal-hal di atas, maka ada kemungkinan Anda mengalami gejala-gejala peranakan turun. Oleh karena itu, bawalah diri Anda segera ke dokter apabila mengalami gejala-gejala di atas.

Penatalaksanaan Peranakan Turun

Cara yang paling mudah untuk mencegah peranakan turun adalah dengan memperkuat otot panggul Anda. Lakukanlah senam kegel setiap hari untuk melatih kekuatan otot panggul Anda.

Cara melakukan senam kegel terbilang mudah. Anda hanya harus melakukan gerakan seperti menahan buang air kecil selama beberapa saat. Senam ini akan menguatkan otot panggul dan mengurangi kemungkinan terjadinya peranakan turun.

Untuk wanita yang sudah memasuki masa menopause, dapat diberikan hormon estrogen tambahan untuk membantu mengembalikan kekuatan jaringan otot di daerah panggul dan vagina, tentu saja dengan pengawasan dokter.

Pada kasus-kasus yang sudah, perlu dilakukan tindakan pembedahan histerektomi atau pengangkatan rahim.

Pencegahan Peranakan Turun

Untuk mencegah kondisi peranakan turun, lakukanlah beberapa hal di bawah ini:

  • Turunkah berat badan
  • Mengonsumsi makanan yang tinggi serat agar mencegah sembelit
  • Lakukanlah senam kegel secara berkala
  • Hindari angkat barang yang berat
  • Jangan merokok

    1 Komentar

    • Indah Purnasari

      dokter saya baru melahirkan dan anak saya berumur 5 bulan.akhir2 ini saya ngrasa aneh sering sakit punggung tidak bisa nahan pipis vagina terkentut trus pas saya periksa dg jari seperti ada penebalan dinding vagina dan didalamnya ada seperti daging atau usis yg menonjol saya juga g tau.pas mau buang air besar kayak sembelit gitu..apakah yg saya alami itu fan bagaimana cara penanganannya??