Sukses

Gangguan Makan Binge Eating Disorder

Selama ini mungkin Anda hanya mengenal gangguan makan anoreksia atau bulimia. Kini, ada lagi gangguan makan yang perlu Anda ketahui, yakni binge eating disorder.

Binge eating disorder adalah gangguan makan di mana penderita sangat berkeinginan makan dengan jumlah banyak di satu waktu. Seseorang yang mengalami binge eating disorder mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan, kadang penderita binge eating disorder akan tetap makan walaupun mereka tidak merasa lapar sama sekali.

Jika mereka malu pada teman-temannya, penderita binge eating disorder akan makan sembunyi-sembunyi hingga semua orang tidak melihat dirinya makan. Tapi mengaku sedang berdiet.

Para ahli sampai sekarang belum menemukan penyebab pastinya. Yang jelas gangguan ini lebih banyak diderita oleh wanita dibandingkan dengan pria. Orang yang mengalami obesitas juga lebih berisiko terkena gangguan makan ini.

Gejala yang biasanya timbul pada penderita binge eating disorder adalah:

  • Mengonsumsi lebih banyak makanan daripada orang lain lakukan dalam situasi yang sama.
  • Merasa tidak dapat mengontrol berapa banyak makanan yang Anda makan.
  • Merasa kesal setelah makan sangat banyak di satu waktu.
  • Punya gangguan makan ini setidaknya sekali seminggu selama tiga bulan.
  • Makan jauh lebih cepat dari biasanya.
  • Makan banyak bahkan saat tidak merasa lapar.
  • Makan sendirian sehingga tak seorang pun akan melihat seberapa banyak makanan yang Anda makan.
  • Merasa bersalah dan tertekan tentang cara makan Anda.

Lalu, apa yang bisa dilakukan saat binge eating disorder ini terjadi pada Anda? Yang diharapkan dari terapi binge eating disorder adalah Anda dapat mengontrol makan Anda serta diharapkan dapat menurunkan berat badan sampai dengan normal kembali. Terapi bisa dilakukan dengan psikoterapi dengan psikiater. Atau, jika penyebabnya adalah stres dan depresi, maka bisa bisa diatasi dengan mengetahui penyebab terlebih dahulu. Selain itu, bantuan keluarga terdekat juga dapat menyukseskan terapi yang Anda lakukan.

0 Komentar

Belum ada komentar