Sukses

Mulut Kering, Pertanda Penyakit Ginjal

Mulut kering merupakan suatu kondisi yang menandakan adanya penyakit ginjal di dalam diri. Sebenarnya, mengapa mulut kering ini berhubungan dengan penyakit ginjal? Simak selengkapnya berikut ini.

Mulut kering mungkin dialami oleh sebagian orang karena ada suatu masalah kesehatan yang terlihat biasa saja. Namun, tahukah Anda bahwa mulut kering merupakan suatu pertanda penyakit ginjal?

Perlu Anda ketahui, seseorang yang mengalami masalah atau penyakit pada ginjalnya akan mempunyai beberapa gangguan yang tidak hanya terjadi pada tubuh saja, tetapi pada rongga mulutnya juga.

Kelainan pola makan (anoreksia), kelainan darah (anemia), tekanan darah tinggi dan penyakit jantung merupakan kelainan-kelainan yang diderita oleh pasien penyakit ginjal.

Gangguan yang terjadi di dalam mulut bisa mencakup pada kerusakan jaringan lunak maupun jaringan keras, seperti tulang. Keadaan rongga mulut seseorang yang mempunyai masalah pada ginjalnya bisa menjadi prognosis atau parameter tingkat keparahan dari penyakit ginjal yang diderita. Hal tersebut dipastikan dengan pemeriksaan lengkap untuk selanjutnya ditentukan diagnosis yang tepat.

Kelainan dan gangguan dalam mulut, selain bisa disebabkan oleh penyakit ginjal juga bisa disebabkan oleh terapi dan obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit ginjal.

Mulut kering merupakan salah satu keluhan yang muncul pada penderita penyakit ginjal. Hal tersebut terkait dengan kemungkinan dari gangguan pada kelenjar air liur, pembatasan asupan cairan dan efek terapi dari obat-obatan yang dikonsumsi.

Tidak hanya itu, ada juga gangguan lainnya yang biasanya terjadi, seperti bau mulut atau halitosis. Bau mulut atau halitosis disebabkan oleh meningkatnya kadar urea dalam darah dan air liur akibat dari gangguan fungsi ginjal. Urea tersebut kemudian berubah menjadi amonia yang berbau tak sedap sehingga seseorang yang menderita penyakit ginjal akan mempunyai bau mulut yang khas.

Selain itu, terdapat pula rasa yang tidak enak di dalam mulut dan gangguan pada pengecapan rasa yang bisa dikaitkan dengan peningkatan kadar urea pada air liur. Di samping itu, peradangan pada gusi dan pada tulang yang mendukung gigi juga bisa terjadi sehingga bisa menyebabkan gigi menjadi goyang dan lepas.

Perawatan gigi pada penderita penyakit ginjal memerlukan perhatian khusus dari dokter gigi. Hal tersebut bukan hanya karena penderita penyakit ginjal memiliki beberapa masalah dalam rongga mulutnya, tetapi juga dikarenakan oleh efek samping dari perawatan yang mungkin saja terjadi.

Sebelum perawatan dilakukan, dokter gigi akan sangat memerlukan informasi mengenai tingkat keparahan penyakit dan juga terapi yang sedang dijalani oleh pasien tersebut. Hal ini dilakukan guna menghindari komplikasi yang bisa saja terjadi, dan untuk menentukan waktu yang tepat untuk melakukan perawatan.

0 Komentar

Belum ada komentar