Sukses

Lima Jenis Gangguan Mental pada Anak

Apa saja gangguan mental yang bisa terjadi pada anak? Simak selengkapnya bersama dr. Muhammad Anwar Irzan di sini!

Tahukah Anda bahwa anak-anak dapat memiliki gangguan mental, seperti halnya orang dewasa? Namun terkadang, kondisi psikologis mereka menimbulkan tanda yang berbeda. Misalnya, anak-anak yang tertekan sering menunjukkan sikap yang lebih mudah marah. Sementara itu, orang dewasa yang mengalami depresi biasanya lebih menampakkan kesedihan.

Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan mental yang juga bisa terjadi pada anak-anak:

  1. Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD). Kondisi ini biasanya meliputi gejala dalam tiga kategori: kesulitan memusatkan perhatian, hiperaktif, dan perilaku impulsif. Beberapa anak dengan ADHD memiliki gejala di semua kategori ini.

  2. Gangguan spektrum autisme (ASD) adalah gangguan perkembangan yang serius yang muncul pada anak usia dini—biasanya sebelum usia 3 tahun. Meskipun gejala dan keparahan bervariasi, ASD selalu memengaruhi kemampuan anak untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

  3. Gangguan makan seperti anoreksia nervosa, bulimia nervosa dan gangguan makan lainnya yang serius, dapat mengancam jiwa. Anak-anak bisa menjadi begitu sibuk untuk memikirkan makanan dan berat badan, serta kehilangan fokus pada hal lain.

  4. Gangguan mood seperti depresi dan gangguan bipolar dapat menyebabkan anak memiliki perasaan sedih terus-menerus atau suasana hati berubah-ubah dengan cepat. Tidak jarang kondisi ini lebih berat daripada gangguan pada orang dewasa.

  5. Skizofrenia. Penyakit mental kronis ini menyebabkan anak kehilangan kemampuan untuk mengetahui kondisi nyata atau memahami realitas (psikosis). Skizofrenia paling sering muncul di usia akhir remaja yaitu 17 tahun hingga 20 tahun-an.

0 Komentar

Belum ada komentar