Sukses

3 Cara Menolong Korban Gigitan Ular

Ular merupakan jenis hewan reptilia yang sangat berbahaya ketika seseorang terkena gigitannya. Berikut 3 cara menolong korban gigitan ular oleh dr. Muhammad Anwar Irzan.

Ular merupakan salah satu hewan reptilia yang hidup di negara tropis. Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki banyak kawasan persawahan, hutan, dan kebun, sehingga tingkat kemungkinan hidup untuk hewan berjenis reptilia ini sangat tinggi.

Ular adalah salah satu jenis hewan reptilia yang sangat unik. Banyak orang memelihara hewan ini karena keindahan bentuk dan warna dari sisiknya.

Perlu diketahui, ular memiliki 2 jenis berbeda, yakni jenis ular tidak berbisa dan jenis ular berbisa. Jenis ular berbisa tentunya dapat berbahaya dan mengancam jiwa orang yang bertemu dengan ular tersebut.

Karenanya, penting bagi kita mengetahui bagaimana cara melakukan pertolongan segera saat seseorang tergigit ular yang berbisa. Beberapa tindakan pertolongan segera yang dapat dilakukan, yakni:

1. Sebisa mungkin kenali penampilan ular yang menggigit

Pada dasarnya, hal ini dilakukan untuk mengenali apakah jenis ular yang mengigit merupakan jenis ular berbisa atau tidak, sehingga hal ini bisa disampaikan kepada petugas medis yang Anda temui ketika Anda membawa korban yang terkena gigitan ular tersebut ke rumah sakit/klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan yang sesuai.

2. Posisikan korban dalam posisi yang aman

Selama Anda menunggu pertolongan datang, Anda bisa melakukan hal berikut pada orang yang terkena gigitan ular:

  • Jauhkan korban dari kemungkinan gigitan ular ulang
  • Baringkan korban dengan posisi luka lebih rendah dari jantung. Hal ini berguna untuk menurunkan durasi penyebaran darah yang mengandung racun
  • Tenangkan korban agar tidak panik. Pasalnya, panik akan meningkatkan denyut jantung korban sehingga dapat mempercepat penyebaran racun ular di tubuh korban.
  • Tutupi luka bekas gigitan ular dengan kasa steril jika ada.

Namun, jangan pernah untuk melakukan hal berikut ini:

  • Menyayat luka gigitan ular
  • Menghisap luka menggunakan mulut untuk mengeluarkan racun
  • Melakukan prosedur torniket atau mengikat dengan kencang bagian yang terkena gigitan ular

3. Menilai kondisi korban

Sebelum Anda mencapai tempat penanganan pasien yang komprehensif, seperti rumah sakit atau klinik, Anda bisa menilai kondisi korban dengan memperhatikan frekuensi napas dan denyut nadi, serta kondisi lain secara umum dengan mengajak korban berbicara untuk memantau kesadarannya. Hal ini dilakukan agar ketika korban tiba di rumah sakit/klinik, Anda dapat melaporkan keadaan tersebut ke petugas medis sehingga apabila korban belum diberikan vaksin tetanus, sangat penting bagi korban untuk mendapatkan booster vaksin tetanus dari petugas medis.

0 Komentar

Belum ada komentar