Sukses

Bagaimana Ruangan Tidur yang Nyaman untuk Anak?

Ruangan tidur yang nyaman untuk anak harus sebisa mungkin diciptakan agar anak dapat memperoleh tidur yang berkualitas. Namun, bagaimana ruangan tidur yang nyaman untuk anak? Berikut ulasannya.

Tidur adalah kegiatan yang penting untuk Anak. Selain untuk mengembalikan tenaga, tidur juga mempunyai manfaat lain, yaitu dapat meningkatkan kecerdasan otak anak.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita sebagai orangtua untuk mengetahui bagaimanakah ruangan yang nyaman untuk tidur anak.

Beberapa ciri ruangan yang nyaman untuk tidur anak, antara lain:

  1. Ruangan tidur yang nyaman untuk anak adalah ruangan yang gelap

Kegelapan ternyata dapat mengaktifkan pelepasan melatonin, atau hormon untuk tidur, yang ada di tubuh. Dan cahaya justru akan menekan hormon tersebut untuk aktif. Jika anak Anda terlalu takut dengan keadaan yang gelap, ada baiknya Anda jangan terlalu memaksakan hal ini. Hal yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengurangi sedikit cahaya yang ada di kamar tidur anak sehingga kamar tersebut tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

  1. Ruangan tidur yang nyaman untuk anak adalah ruangan yang tenang

Pilih posisi kamar untuk anak yang jauh dari pintu masuk rumah Anda. Dengan demikian, ketenangan ruang tidur anak Anda dapat terjaga dan tidak terganggu saat ada tamu ataupun anggota keluarga yang keluar masuk rumah.

  1. Ruangan tidur yang nyaman untuk anak adalah ruangan yang bersuhu udara dingin

Suhu yang disarankan untuk anak Anda tidur adalah 18-22°C. Jangan biarkan anak tidur dalam keadaan terlalu panas atau terlalu dingin. Jika Anda tidak mempunyai pilihan lain sehingga mengharuskan anak Anda untuk tidur dalam keadaan ruangan yang panas, sebaiknya berikan pakaian yang berbahan katun dan pakaian yang tidak terlalu menutupi anggota badannya. Jika ruangan yang digunakan adalah ruangan yang dingin, jangan lupa untuk memberikan selimut atau memberikan baju tidur yang menutupi seluruh anggota tubuhnya sehingga anak tidak terlalu merasa dingin.

Selain memperhatikan hal-hal di atas, Anda juga jangan terlalu memaksa anak Anda untuk memakai bantal/selimut jika anak Anda tidak mau menggunakannya. Biarkan mereka memutuskan sendiri kapan ia ingin menggunakan hal tersebut untuk tidur.

0 Komentar

Belum ada komentar