Sukses

Teh, Minuman Nikmat Pencegah Asma

Tahukah Anda bahwa teh memiliki manfaat untuk mencegah asma? Yuk, simak ulasan mengenai teh sebagai minuman nikmat pencegah asma bersama dr. Karunia Ramadhan berikut ini.

Asma merupakan sebuah penyakit di mana terjadi proses peradangan kronik pada saluran pernapasan. Penyakit ini ditandai dengan gejala penyempitan hingga penyumbatan saluran napas akibat adanya peradangan.

Keadaan ini bersifat dapat kembali normal (reversible) setelah mendapatkan pengobatan yang sesuai. Beberapa kondisi yang dirasakan oleh seseorang yang menderita asma, misalnya napas terlihat sesak dan berat, terdapat mengi (bunyi “ngik” pada akhir periode napas), dan terkadang penyakit ini didahului oleh sakit batuk atau pilek.

Asma merupakan penyakit yang mudah berulang jika penderitanya berkontak dengan faktor pencetus asma tersebut. Asma dapat bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas, namun asma juga dapat bersifat berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderita asma harus segera berobat ke dokter jika penyakitnya tersebut kambuh sebelum gejala yang dirasakan semakin bertambah berat.

Cara terbaik untuk mengurangi risiko asma berulang adalah dengan menghindari faktor pencetusnya. Beberapa faktor pencetus kambuhnya asma, misalnya debu, bulu binatang, sakit batuk-pilek, udara dingin, serta pengaruh psikologis dan emosional. Selain cara tersebut, tahukah Anda bahwa teh juga dapat membantu Anda mencegah serangan asma berulang?

Teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Sebab, teh memiliki rasa yang sangat nikmat hingga pada akhirnya teh ini dijadikan minuman pemersatu karena rasanya yang disukai oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain fungsi tersebut, ternyata teh banyak mengandung khasiat yang sangat berguna bagi tubuh, salah satunya adalah sebagai obat bagi penderita asma.

Pebelitian menunjukan bahwa pada daun teh terkandung senyawa yang bernama teofilin. Teofilin merupakan zat derifat dari senyawa kimia xantin. Zat ini bersifat melonggarkan otot-otot polos, terutama otot bronkus (saluran pernapasan) pada paru, memperbaiki denyut jantung, serta meningkatkan frekuensi berkemih.

Pada penderita asma, bronkusnya mengalami penyempitan dan peradangan, teofilin ini dapat membantu untuk mengurangi penyempitan bronkus tersebut. Sebenarnya, teofilin telah tersedia dalam bentuk tablet dan menjadi salah satu andalan dalam pengobatan asma, terutama saat serangan berlangsung. Namun, 2 cangkir teh sehari ternyata cukup ampuh untuk mencegah kita agar tidak mudah terserang asma.

Teh memang bukan pengganti obat bagi penderita asma, namun teofilin alami yang terkandung di dalam teh sangat membantu untuk terhindar dari risiko berulangnya serangan asma. Nah, bagi Anda penderita asma, tidak ada salahnya apabila Anda ingin menambahkan teh ke dalam menu harian Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar