Sukses

4 Zat Penting untuk Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Menunjang tumbuh kembang anak merupakan hal yang penting dan tidak boleh dilewatkan oleh orangtua. Yuk, kenali zat penting apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Sebagai orangtua, tentunya kita ingin menyajikan asupan yang sehat sekaligus enak untuk anak. Namun di balik itu, apakah kita sudah paham zat apa saja yang penting diberikan dan jumlah zat  yang diperlukan untuk anak?

Prinsip pemberian nutrisi untuk anak secara umum sama dengan prinsip kebutuhan nutrisi untuk orang dewasa. Setiap anak membutuhkan vitamin, mineral, karbohidrat, protein, dan lemak. Perbedaannya ada pada jumlah nutrisi yang diperlukan untuk setiap anak di setiap usia.

Lalu, nutrien apa sajakah yang diperlukan sebagai “bahan bakar” utuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya?

Anda dapat memberikan asupan padat gizi yang berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menunjang tumbuh kembangnya. Di antara gizi yang diperlukan untuk menunjuang tumbuh kembang anak, antara lain:

1. Karbohidrat

Glukosa merupakan salah satu sumber nutrisi yang tidak boleh dilupakan. Karbohidrat merupakan sumber glukosa yang paling besar. Glukosa menyediakan energi utama untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat sebaiknya memenuhi sekitar 50-60% total kebutuhan energi harian.

Karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yakni karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Sumber karbohidrat kompleks, misalnya roti, pasta, dan nasi. Sedangkan sumber dari karbohidrat sederhana, misalnya gula pasir, permen, dan sirup.

Jenis karbohidrat sederhana akan lebih cepat menaikkan kadar gula di dalam darah sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi secara langsung. Namun dalam jangka panjang, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat sederhana dapat mencetuskan risiko penyakit diabetes. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda dapat membatasi asupan ini.

2. Protein

Kebutuhan protein untuk anak pada usia 6 bulan adalah sekitar 1,12 gram per kilogram berat badan sehari. Kebutuhan ini akan bervariasi seiring dengan pertambahan usia.

Pada saat usia 10 tahun, kebutuhan proteinnya adalah sekitar 0,74 gram per kilogram berat badan sehari.

Sumber protein bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan, seperti ikan, seafood, telur, tempe dan tahu.

3. Lemak

Lemak sebaiknya didapatkan dari 30% total asupan harian. Anak pada usia pertumbuhan membutuhkan lemak dan kolesterol sebagai bahan penting untuk pertumbuhan otaknya.

Sumber lemak yang sehat dapat diperoleh dari ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Namun sebaiknya memang tidak terlalu banyak memberikan lemak jenuh seperti yang ditemukan pada makanan yang diolah dengan cara digoreng. Pasalnya, efek jangka panjang apabila mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko peningkatan kolesterol di dalam tubuh yang tidak baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

4. Vitamin dan Mineral

Kebutuhan vitamin dan mineral anak juga merupakan nutrisi yang tidak boleh dilupakan. Tidak jarang anak ditemukan dalam kondisi anemia akibat kurangnya zat besi dalam asupan hariannya.

Kekurangan vitamin A akan menimbulkan gejala kelainan penglihatan dan meningkatkan risiko penyakit yang bahkan bisa menimbulkan kematian, seperti diare dan campak. Apabila terjadi defisiensi vitamin C, maka akan menimbulkan gejala gusi mudah berdarah, sariawan, dan lesu.

Beberapa vitamin dan mineral yang wajib diberikan pada anak adalah vitamin A, vitamin B3, vitamin B6, vitamin C,vitamin D, vitamin E, asam folat, zink dan zat besi.

Tabel berikut merangkum kebutuhan zat yang digunakan sebagai bahan bakar utama menurut rentang usia.

Usia

AKE

Energi Protein

(%)

Proporsi energi protein (g)

Energi Lemak

(%)

Proporsi energi lemak

(g)

Energi karbohidrat

(%)

Proporsi energi karbohidrat

(g)

1-3 tahun

1050

10

28

35

44

55

155

4-6 tahun

1575

10

40

35

62

55

220

7-9 tahun

1750

10

46

35

72

55

254

10-12 tahun

2000-2050

15

75-79

30

67-70

55

275-289

13-15 tahun

2125-2550

15

80-93

30

71-83

55

292-340

16-18 tahun

2125-2675

15

80-100

30

71-89

55

292-368

Anjuran proporsi energi dari lemak, karbohidrat dan protein serta kecukupan protein yang dihitung berdasarkan proporsi energi 

0 Komentar

Belum ada komentar