Sukses

Tidak Semua Bakteri itu Jahat, Lho!

Bakteri merupakan hal yang nampaknya selalu jahat, dan berdampak buruk bagi manusia. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua bakteri itu jahat? Berikut info medisnya.

Bakteri adalah sebuah organisme yang terlihat sangat menakutkan bagi sebagian orang.

Tidak heran, untuk terhindar dari berbagai macam bakteri seseorang akan melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan. Misalnya, karena terlalu takut terkena suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka seseorang mengonsumsi antibiotik secara rutin dalam jangka waktu yang lama.

Hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan karena bisa menyebabkan resistensi antibiotik dan menyebabkan bakteri yang ada di dalam tubuh mati secara keseluhan. Padahal, tidak semua bakteri yang ada di dalam tubuh manusia merupakan bakteri jahat.

Ada dua macam bakteri di dalam tubuh setiap manusia, yaitu bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri baik dan bakteri jahat ini akan bertemu satu sama lain di dalam tubuh manusia setiap harinya.

Bakteri jahat akan menyebabkan timbulnya penyakit dalam tubuh manusia, bahkan bisa menyebabkan kematian. Sedangkan bakteri baik adalah bakteri yang akan melawan bakteri jahat di dalam tubuh manusia.

Bagi bakteri, tubuh manusia adalah tempat yang baik untuk berkembangbiak dan merupakan sumber nutrisi bagi bakteri. Tubuh manusia tidak akan bisa berfungsi dengan sempurna tanpa adanya bakteri baik di dalam tubuh.

Bakteri baik ini dengan sendirinya ada di setiap bagian dalam tubuh manusia, misalnya di sistem pencernaan, di kulit dan di dalam mulut. Sedangkan bakteri jahat bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang konsumsi, melalui kontaminasi oleh orang lain, luka, ataupun melalui pencemaran lingkungan di sekitar.

Bakteri jahat yang sering disebut menjadi momok bagi sebagian orang adalah Escherichia Coli, atau sering disebut bakteri E. Coli. Bakteri E. coli ini biasanya ada di makanan yang sudah terkontaminasi. Beberapa jenis E. coli bisa menyebabkan diare, sementara bakteri E. coli jenis lain dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, penyakit pernapasan dan pneumonia, serta penyakit-penyakit lainnya.

Beberapa bakteri baik yang ada di dalam tubuh manusia adalah bakteri yang umum digunakan dalam produk susu, seperti yoghurt dan susu fermentasi. Susu fermentasi membantu orang yang mengalami intoleransi laktosa untuk mencerna produk susu yang dinyatakan akan menyebabkan diare bagi mereka. Rasa yang berbeda dari produk susu fermentasi ini disebabkan oleh bakteri.

Beberapa bakteri, seperti Lactobacillus rhamnosus, telah diketahui dapat berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan regulasi dan stimulasi. Menurut Philip Calder, Catherine Field dan Harsharnjit Gill dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa lactobacillus rhamnosus juga dapat membentuk penghalang untuk membantu melindungi tubuh dari bakteri jahat dengan cara mengubah pH atau tingkat keasaman dengan melepaskan racun yang berbahaya bagi bakteri jahat.

Secara umum, manfaat lain dari bakteri adalah memproduksi oksigen, pengendalian hama tanaman, dan membuat nitrogen dari udara untuk digunakan sebagai makanan bagi tanaman yang akan menghasilkan nutrisi penting bagi manusia. Karenanya, dapat dikatakan bahwa bakteri dapat membantu mempertahankan hidup manusia.

0 Komentar

Belum ada komentar