Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kehidupan Seks bagi Wanita Menyusui

Siapa bilang wanita menyusui tidak bisa memiliki kehidupan seksual yang berkualitas? Simak tips berhubungan intim saat menyusui yang bisa Anda terapkan dengan pasangan!

Bagi sebagian ibu menyusui, berhubungan intim bisa menjadi hal yang kurang nyaman karena beberapa alasan. Meski sebenarnya, hubungan suami-istri sudah dapat dilakukan setelah masa nifas berakhir, yaitu setelah 4-6 minggu pascamelahirkan. 

Namun, setelah melahirkan, sebagian pasangan merasakan adanya tekanan baru akibat kerepotan dalam mengurus bayi yang baru lahir. Jika tekanan tersebut tidak dapat diatasi, kehidupan sosial, pekerjaan, dan hubungan suami-istri dapat terganggu. 

Relaksasi pikiran dan fisik merupakan salah satu cara untuk mengurangi tekanan yang dialami oleh pasangan. Aktivitas seksual bisa menjadi cara relaksasi yang tepat. Sebab, aktivitas seksual mampu meningkatkan kadar dopamin dan endorfin dalam tubuh, sehingga Anda bisa menjadi lebih tenang dan happy.  

1 dari 3 halaman

Masalah pada Hubungan Seksual Saat Menyusui

Menyusui merupakan tahapan lanjutan setelah melahirkan yang harus dijalani setiap ibu. Pada tahap ini, sebagian besar ibu mengalami kelelahan, masih pemulihan setelah melahirkan, dan juga mengalami perubahan hormon.

Hal tersebut ternyata dapat memengaruhi kehidupan seksual ibu, sehingga timbullah masalah seputar berhubungan intim saat menyusui. Berikut adalah beberapa masalah yang dapat timbul:

  1. Kekeringan Vagina

Kekeringan vagina dapat terjadi selama masa menyusui akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh wanita. Menyusui meningkatkan kadar prolaktin dan menurunkan kadar estrogen. Ketika terjadi penurunan estrogen, maka aliran darah dan pelumasan alami ke alat kelamin juga akan berkurang.

  1. Menurunnya Gairah Seks

Ini adalah hal yang normal. Menurunnya gairah berhubungan intim saat menyusui terjadi karena perubahan hormon. Menurunnya kadar estrogen dan testosteron pada ibu akan memengaruhi kehidupan seks karena kedua hormon itulah yang berperan penting dalam keinginan bercinta ibu menyusui.

Artikel lainnya: Perhatikan Hal Ini Sebelum Menyusui Bayi Kembar

  1. Kebocoran ASI

Saat menyusui, pada saat-saat tertentu, payudara akan penuh terisi ASI. Terkadang saat melakukan hubungan seksual, ASI dapat bocor sedikit. Hal ini juga tentunya dipengaruhi oleh hormon. 

Ketika ibu orgasme, tubuh akan mengeluarkan oksitosin. Begitu juga saat menyusui. Itulah alasan mengapa bercinta dapat menyebabkan kebocoran ASI.

  1. Payudara Bengkak dan Nyeri

Awal menyusui, puting biasanya bengkak disertai sakit. Tak jarang juga, timbul luka lecet yang bisa disebabkan cara menyusu yang belum benar. Hal ini tentu saja berpengaruh pada gairah seks ibu akibat  foreplay yang kurang maksimal dan juga rasa tidak nyaman di puting.

  1. Kelelahan

Menyusu tengah malam, tangisan bayi, dan ganti popok pastilah membuat ibu jadi kelelahan, terutama bagi ibu baru. Kelelahan akan membuat tubuh menjadi stres dan memicu pengeluaran hormon kortisol. Hormon inilah yang dapat mengurangi libido seks ibu menyusui.

Artikel Lainnya: Payudara Bengkak Saat Menyusui? Ini Solusinya

2 dari 3 halaman

Tips Seks Aman bagi Ibu Menyusui

Hubungan intim adalah salah satu cara menjaga keharmonisan bersama pasangan. Selain itu, pengaruh hubungan intim bagi ibu menyusui juga dapat menambah produksi ASI akibat pelepasan hormon oksitosin, di mana hormon tersebut berhubungan langsung dengan produksi ASI. 

Agar berhubungan intim saat menyusui tetap aman dan nyaman bagi ibu, berikut tips yang dapat diterapkan di rumah:

  1. Pakai Pelumas

Vagina yang kering akibat pengaruh hormon mengakibatkan berhubungan intim saat menyusui menjadi hal yang tidak nyaman. Untuk mengatasinya, ibu dapat menggunakan pelumas tambahan agar rasa sakit dapat dihindari saat penetrasi.

  1. Pilih Waktu yang Tepat

Pilihlah waktu berhubungan di mana anak Anda sedang tidur lelap, sudah menyusui, dan ganti popok. Hal ini bertujuan untuk menghindari terpotongnya waktu berhubungan ketika bayi terbangun. 

Artikel lainnya: Pentingnya Peran Suami Saat Ibu Menyusui

  1. Gunakan Breast Pad

Untuk menghindari cipratan ASI, ibu bisa menggunakan breast pad atau handuk kecil untuk melapisi puting saat berhubungan.

  1. Hindari Bagian Tubuh yang Sakit

Agar berhubungan tetap nyaman, pastikan pasangan Anda tahu bagian tubuh mana yang nyeri. Sehingga, pasangan sebisa mungkin menghindari kontak dengan bagian tubuh itu.

  1. Pastikan Istirahat Anda Cukup

Cobalah untuk mengambil waktu beristirahat sebanyak mungkin. Hal ini akan membuat tubuh Anda lebih rileks sehingga tidak memengaruhi gairah seks.

  1. Selalu Berkomunikasi dengan Pasangan

Komunikasi adalah hal yang penting dalam sebuah hubungan. Bicarakan masalah Anda dengan pasangan, seperti ASI yang akan keluar, puting nyeri, dan keinginan Anda dalam berhubungan seks.

Untuk ibu menyusui, Anda tidak perlu khawatir karena berkurangnya keinginan berhubungan intim saat menyusui adalah hal yang normal akibat pengaruh hormon. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, Anda dapat mengatasi masalah tersebut sehingga kehidupan seks Anda akan lebih nyaman.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar tips berhubungan intim saat menyusui, silakan berkonsultasi dengan dokter melalui layanan Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter. 

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar