Sukses

Kiat Agar Anak Tetap Aman di Media Sosial

Apakah anak Anda memiliki jejaring sosial? Kebanyakan orangtua pasti akan menjawabnya dengan ‘ya’. Karena itu, rambu-rambu media sosial sangat penting untuk diterapkan sejak dini.

Teknologi bersaing untuk mendapatkan perhatian anak-anak kita, mulai dari TV sampai smartphone. Kita bisa melihat bahwa tangan mereka tak pernah jauh dari ponsel, bahkan saat sedang makan bersama keluarga.

Kebiasaan ini memang meresahkan apalagi anak-anak tampak lebih ‘dekat’ dengan telepon genggam ketimbang orangtuanya. Kita pun bertanya-tanya, apa sih yang mereka lakukan di jejaring sosial selama ini?

Data Soal Penggunaan Media Sosial pada Anak

Pada umumnya, remaja mengunjungi situs media sosial lebih dari sekali sehari, dan 75% memiliki ponsel yang sering digunakan untuk pesan instan. Studi terbaru menunjukkan bahwa rata-rata anak usia 8-10 tahun menghabiskan hampir 8 jam setiap hari dengan media yang berbeda, sementara anak yang lebih besar menghabiskan lebih dari 11 jam. Anak yang memiliki TV di kamar tidur juga menghabiskan waktu lebih banyak di media sosial.

Data menyebutkan bahwa media sosial seperti Facebook, Myspace, Instagram, dan Path sebagai media yang disukai pada semua kelompok umur. Anak dan remaja hari ini mungkin lebih cerdas secara digital daripada orangtua mereka. Meski begitu, jejaring sosial sebenarnya memiliki banyak keuntungan untuk anak, di antaranya memperkuat hubungan dengan teman dan keluarga, mendorong partisipasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat, berbagi prestasi musik dan seni, dan sebagainya.

Penggunaan media yang berlebihan terkait dengan obesitas, kurang tidur, masalah di sekolah, sikap agresif dan masalah perilaku. Mereka pun belum matang secara emosional dan pengalaman hidup, sehingga hal ini dapat membuat mereka kesulitan dengan sarana sosial tersebut. Untuk alasan ini, sangat penting bagi orangtua untuk berbicara dengan anak-anak mereka tentang media sosial.

Pengawasan Orangtua Itu Penting!

Peran orangtua dalam mengawasi konsumsi media ini sangat penting. Karena itu, American Academy of Pediatric (AAP) merekomendasikan hal-hal berikut ini:

  • Kuasai teknologi

Penting bagi Anda untuk menguasai teknologi. Hal ini memungkinkan Anda membuat profil diri Anda dan “berteman” dengan anak Anda untuk dapat memonitor mereka secara online.

  • Buat aturan

Hindari anak di bawah 2 tahun untuk bersentuhan dengan layar teknologi apa pun. Selain itu, sebaiknya Anda tidak meletakkan televisi di kamar tidur anak agar ia juga tidak menghabiskan seluruh waktunya di kamar.

  • Berbagi pengalaman

Ceritakan tentang pengalaman Anda dalam menggunakan media sosial kepada anak. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk memfasilitasi percakapan sehari-hari tentang kebiasaan online anak Anda.

  • Atur letak komputer

Letakkan komputer di bagian yang mudah diawasi atau di bagian umum rumah Anda, seperti ruang keluarga. Sehingga Anda dapat memeriksa apa yang anak lakukan secara online, serta mengatur berapa banyak waktu yang mereka habiskan di sana.

  • Berdiskusi soal rambu-rambu

Terangkan ke anak pada bahwa segala sesuatu yang terkirim via internet atau telepon gengam dapat dibagikan ke seluruh dunia. Karena itu, penting bagi mereka untuk menggunakan media sosial dengan baik. Ingatkan anak juga untuk tidak bergosip, menyebarkan rumor, mem-bully, atau merusak reputasi seseorang di media sosial. 

0 Komentar

Belum ada komentar