Sukses

Perlukah Rontgen Dada Saat Anak Batuk?

Ketika anak batuk, Anda sebagai orangtua tentunya mengininkan batuk yang dialami anak Anda cepat sembuh. Lalu, perlukah rontgen dada saat anak batuk? Berikut jawaban dr. Dyah Novita Anggraini.

Jika anak Anda batuk, Anda sebagai orangtua tentunya akan merasa khawatir.  Dan terkadang, orangtua memaksa dokter agar anaknya diperiksa rontgen dada untuk memastikan kondisi paru-parunya terkait batuk yang dialami oleh anak tersebut.

Namun, sampai batasan apa orangtua harus membawa anak untuk diperiksa ke bagian radiologi?

Batuk yang berulang pada anak memang membuat orangtua merasa kasihan, namun tidak semua batuk merupakan tanda penyakit yang berbahaya. Batuk adalah refleks spontan pertahanan tubuh ketika ada zat asing yang masuk ke saluran pernapasan.

Zat asing yang masuk ke saluran pernapasan tersebut akan merangsang reseptor batuk yang ada di sel napas. Andaikan tidak ada refleks batuk, zat asing akan menumpuk di saluran pernapasan dan mengakibatkan penyakit.

Rontgen dada memang merupakan salah satu bagian dari pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis suatu penyakit. Dokter akan mempertimbangkan untuk melakukan rontgen dada bila anak mengalami gejala sebagai berikut:

  • Batuk kronik (lebih dari 2 minggu)
  • Terdapat tanda bahaya napas, seperti napas cepat, sesak napas, biru di bibir/kuku, dan batuk panjang seperti menggonggong

Sebagai orangtua kita memang harus selalu kritis terhadap kesehatan anak, dan jika perlu serap informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber kesehatan agar jika anak Anda mengalami suatu gejala penyakit, Anda dapat melakukan tindakan pertolongan pertama.

Namun, kita juga harus mempercayakan kepada dokter atau dokter spesialis anak mengenai pemeriksaan apa yang tepat untuk dilakukan guna menegakkan diagnosis penyakit yang dialami anak, karena dokter tentunya mempunyai pertimbangan sesuai dengan keilmuannya. Dan akan lebih baik lagi jika orangtua dapat berdiskusi dan menanyakan secara langsung kepada dokter terkait informasi kesehatan yang diperlukan. 

0 Komentar

Belum ada komentar