Sukses

Kenali Jenis-Jenis Teh yang Ada di Dunia

Coba hitung, berapa jenis teh yang sudah pernah Anda coba? Jenis-jenis teh sebenarnya ditentukan oleh cara pengolahan dan kontak daun teh dengan oksigen. Baca selengkapnya di sini.

Teh sangat lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari makan pecel ayam di pinggir jalan hingga makan dim sum di restoran, memang paling asyik jika ditemani dengan secangkir teh.

Teh berasal dari tumbuhan Camellia sinensis yang banyak tumbuh di negara-negara subtropis dan tropis seperti di Asia. Dengan berbagai keragaman jenisnya, teh merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia selain air putih. Teh berasal dari negara Cina yang pada mulanya digunakan untuk pengobatan.

Cara pengolahan dan kontak daun teh dengan oksigen yang kemudian menentukan jenis-jenis teh itu. Setelah dipetik, daun teh akan menjadi layu dan teroksidasi kecuali segera dikeringkan. Proses oksidasi yang dipicu oleh enzim di dalam sel tumbuhan menyebabkan daun teh berubah warna menjadi lebih gelap. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pemecahan klorofil dan pelepasan tanin.

White tea

White tea atau teh putih memiliki rasa alami yang unik dan sedikit manis. Teh ini berbeda dengan jenis teh lainnya dalam metode pemrosesan. Kuncup daun teh yang masih menutup dipetik dan keringkan pada temperatur yang rendah. Kuncup daun teh tersebut juga tidak melalui proses oksidasi. 

Black tea

Black tea atau teh hitam diproduksi melalui proses oksidasi (kandungan air menguap keluar dari daun, dan daun teh menyerap lebih banyak oksigen dari udara). Proses ini yang kemudian memberikan rasa yang kuat dan warna coklat kehitaman pada daun black tea.  

Green tea

Green tea atau teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang cukup populer di Indonesia. Sama seperti white tea, green tea juga tidak melalui proses oksidasi dalam produksinya. Jika diseduh dengan suhu yang rendah dan waktu yang singkat, green tea mempunyai kadar kafein yang lebih rendah (10 - 30% dari kopi).

Oolong tea

Teh yang memiliki rasa yang pekat dan beraroma kuat ini amat populer di negara Cina. Oolong tea umumnya diminum tanpa tambahan susu dan gula. Dalam pemrosesannya, oolong tea melalui proses oksidasi sebagian.

Dari keempat jenis teh tersebut, white tea adalah teh yang paling premium dan sulit didapat. Harganya pun juga paling mahal. Hal ini disebabkan karena memang bahan bakunya paling langka.

White tea banyak dicari oleh pencinta teh karena kandungan antioksidannya paling tinggi dan rasanya paling murni apabila dibandingkan dengan ketiga jenis teh lainnya.

0 Komentar

Belum ada komentar