Sukses

Mencegah Kerusakan Sendi Saat Usia Tua

Mencegah kerusakan sendi saat usia tua sangatlah penting untuk dimulai sejak dini. Bagaimana cara mencegah kerusakan sendi saat usia tua? Berikut ulasannya.

Sendi adalah salah satu bagian tubuh di mana dua atau lebih tulang bergabung bersama-sama dan sangat penting untuk selalu dijaga kesehatannya. Namun sayangnya, sendi merupakan bagian tubuh yang jarang mendapatkan perhatian oleh kita.

Karenanya, banyak orang tua yang mengeluhkan nyeri pada sendi mereka, misalnya sendi yang selalu berbunyi “krek-krek”, jalan jauh sedikit lutut sudah tidak kuat, dan lain sebagainya.

Karenanya, menjaga kesehatan sendi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Pasalnya, dengan menjaga kesehatan sendi, Anda akan mudah untuk berjalan, berlari, melompat, berolahraga dan melakukan aktivitas yang ingin Anda lakukan tanpa khawatir akan kondisi nyeri sendi yang dapat terjadi.

Sebenarnya, bagaimana cara terbaik untuk menjaga sendi agar terhindar dari kerusakan sendi saat usia tua?

Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kerusakan sendi saat tua, antara lain:

1. Jagalah berat badan ideal Anda

Jagalah berat badan ideal Anda tetap stabil. Pasalnya, sendi lutut, pinggul dan tulang belakang akan memiliki beban tersendiri untuk menopang berat badan Anda. Jika berat badan turun 1 ons maka dapat mengurangi beban sendi sebesar 4 ons pada lutut Anda.

2. Lakukan aktivitas fisik agar sendi tetap sehat

  • Otot yang kuat akan mendukung kondisi sendi yang sehat. Jika aktivitas fisik, seperti olahraga, terus dilakukan secara teratur maka otot dan ligamen yang kuat akan terbentuk dengan baik sehingga dapat membantu aktivitas Anda dan meringankan kerja sendi. Semakin banyak bergerak, semakin sedikit kekakuan pada sendi yang Anda rasakan.

  • Lakukan peregangan otot jika Anda akan mulai berolahraga. Walaupun jenis olahraga yang dipilih adalah olahraga yang ringan, seperti berjalan, berenang, dan bersepeda, peregangan otot tetap harus Anda lakukan.

  • Jika olahraga yang Anda lakukan menyebabkan nyeri pada daerah sendi, ada baiknya Anda melakukan konsultasi ke terapis olahraga atau dokter. Jangan terlalu memaksakan untuk olahraga, karena kondisi tersebut justru akan mencederai sendi Anda.

  • Ketika melakukan aktivitas fisik/olahraga, jagalah bagian tubuh Anda dengan alat pelindung diri, seperti bantalan siku, lutut ataupun lengan. Hal tersebut dilakukan terutama saat Anda melakukan aktivitas fisik/olahraga yang berisiko tinggi, seperti skating, bermain sepatu roda, tenis, golf. Selain itu, Anda juga harus menggunakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan jenis aktivitas fisik/olahraga yang Anda lakukan.

3. Perhatikan makanan yang Anda konsumsi  

  • Konsumsilah menu yang bervariasi agar kecukupan nutrisi Anda dapat terpenuhi.

  • Untuk membantu menjaga kesehatan tulang, jagalah asupan sumber kalsium dalam makanan yang Anda konsumsi setiap hari. Asupan sumber kalsium yang baik untuk tulang, misalnya susu, produk olahan susu, yoghurt, brokoli, kedelai, dan almond. Namun, jika Anda tidak mendapatkan sumber kalsium yang cukup dari makanan, Anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium Anda dengan mengonsumsi suplemen kalsium secara teratur. Dengan menjaga kesehatan tulang dengan baik, berarti kesehatan sendi Anda juga akan terjaga.
  • Menjaga kesehatan otot juga merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan. Pasalnya, apabila kesehatan otot Anda terjaga, berarti kesehatan sendi Anda juga akan ikut terjaga. Untuk menjaga kesehatan otot, Anda membutuhkan asupan protein yang cukup. Protein yang Anda butuhkan tergantung dari usia, jenis kelamin dan seberapa aktif Anda dalam beraktivitas. Sumber protein bisa didapatkan dari daging, seafood, dan kacang-kacangan.

  • Sumber makanan atau suplemen yang mengandung vitamin A, B, C, D, E, K dan antioksidan juga diperlukan untuk membantu menjaga kesehatan sendi.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas maka ketika Anda sudah memasuki usia lanjut, sendi Anda akan tetap sehat dan terhindar dari risiko kerusakan sendi yang dapat terjadi.

0 Komentar

Belum ada komentar