Sukses

Ini Akibatnya Jika Anda Makan Donat Setiap Hari

Anda sering makan donat, bahkan hampir tiap hari? Ini bahayanya untuk kesehatan Anda.

Siapa yang tak kenal donat? Camilan manis yang satu ini disukai dari semua golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Donat terbuat dari tepung yang umumnya dibentuk bulat, lalu digoreng. Setelahnya, donat diberi topping untuk menambah cita rasa.

Sering kali dipilih sebagai teman berkumpul, bekerja, atau menonton, donat tidak boleh sering Anda konsumsi. Hal ini terkait dengan kandungan dari donat itu sendiri.

Satu buah donat dapat mengandung kalori sebesar 150 hingga 350 kkal, tergantung dari jenis bahan, isi, dan taburan yang digunakan. Dari donat yang mengandung 350 kkal, terdapat 56.5 gram karbohidrat, 9.4 gram protein, dan 10.4 gram lemak.

Tingginya kalori pada donat tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi terlalu banyak. Apa saja bahaya donat bagi kesehatan?

1 dari 3 halaman

1. Berat Badan Bertambah

Terlalu banyak makan donat dapat meningkatkan berat badan karena kalori yang tersimpan di dalamnya. Kandungan donat adalah kalori yang mencapai 350 kkal atau setara dengan 1 buah mangkuk nasi putih.

Artikel Lainnya: Benarkah Makan Perlahan Bantu Turunkan Berat Badan?

Bayangkan jika Anda mengonsumsi 5 buah donat dalam satu kali makan. Itu berarti Anda sudah mengonsumsi 5 mangkuk nasi!

Bahaya donat yang satu ini tentu harus dihindari, apalagi bila Anda mengonsumsi donat setiap hari tanpa berolahraga. Berat badan Anda tentunya dapat naik tak terkendali.

2. Meningkatkan Risiko Diabetes

Salah satu bahaya terlalu sering konsumsi donat, khususnya yang memiliki banyak taburan gula atau topping lainnya yang manis, adalah meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Kandungan sebuah donat paling tidak terdiri dari 5 sendok teh gula. Sementara, bila dibandingkan dengan maksimum asupan harian gula orang dewasa yang berjumlah 6 sdt, sebuah donat sudah hampir mencapai batas maksimum tersebut.

Artikel Lainnya: Makanan Manis Ini Aman untuk Penderita Diabetes Melitus

Padahal, konsumsi gula harian tidak mungkin hanya berasal dari sebuah donat. Anda mungkin saja mengonsumsi makanan atau minuman lain yang mengandung gula pada hari itu.

Jadi, bahaya konsumsi donat setiap hari dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes karena kandungan gula yang tinggi pada makanan ringan tersebut.

Donat dibuat dari tepung yang mengandung karbohidrat sederhana, sehingga mengonsumsinya berlebih dapat meningkatkan gula darah dengan cepat. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk membatasi asupan donat.

2 dari 3 halaman

3. Merusak Gigi

Donat mungkin menjadi camilan manis yang membuat Anda ketagihan. Namun jangan salah, bahaya makan donat yang terlalu sering bisa mengikat gusi dan memproduksi asam. Bila tercampur dengan air liur, asam tersebut akan menyebabkan plak gigi.

Oleh sebab itu, salah satu bahaya makan donat secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan gigi Anda. Jadi, alangkah baiknya untuk mengganti camilan ini dengan camilan sehat manis lainnya, seperti buah-buahan.

Artikel Lainnya: 5 Makanan yang Menyebabkan Gigi Rusak

4. Menambah Risiko Penyakit Jantung

Konsumsi satu donat dalam sehari akan memenuhi angka maksimal asupan lemak trans yang diperbolehkan untuk tubuh. Sementara, asupan lemak trans ini sering kali kita peroleh dari makanan lainnya.

Makanan yang tinggi akan lemak trans lainnya selain donat, misalnya cokelat, goreng-gorengan, keripik, makanan olahan, dan masih banyak lagi.

Konsumsi lemak trans yang terlalu banyak, termasuk donat dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah serta menaikkan risiko terkena penyakit jantung.

Demikian beberapa bahaya donat jika terlalu sering dikonsumsi. Camilan ini memang enak untuk dimakan. Namun, karena tingginya kalori dan gula yang terkandung di dalamnya, hindarilah mengonsumsi donat yang terlalu banyak.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, tanyakan secara langsung kepada dokter melalui fitur Live Chat di KlikDokter. Gratis!

[WA] 

0 Komentar

Belum ada komentar