Sukses

6 Cara Mengatasi Hidung Bayi yang Tersumbat

Hidung bayi yang tersumbat merupakan salah satu keluhan yang sering muncul ketika bayi pilek. Berikut 6 cara mengatasi hidung bayi yang tersumbat oleh dr. Dyah Novita Anggraini.

Saat bayi Anda pilek dan muncul reaksi hidung tersumbat, tentunya membuat bayi Anda menjadi rewel dan susah untuk menyusu.

Pasalnya, saat bayi Anda pilek dan muncul reaksi hidung tersumbat, bayi akan bernapas melalui mulut sehingga membuat mulut bayi tersebut sering terbuka.

Gangguan hidung tersumbat akan hilang dalam beberapa minggu. Namun, saat hidungnya tersumbat, bayi belum dapat membuang lendir/ingus mereka sendiri. Karenanya, Anda harus membantu membersihkan saluran hidung yang tersumbat tersebut.

Berikut cara membersihkan hidung bayi yang tersumbat:

1. Pemberian obat tetes hidung

  • Belilah obat semprot hidung yang mengandung larutan garam yang diformulasikan secara khusus di apotek.
  • Cara memberikannya adalah dengan memegang bayi dalam posisi tegak lurus, lalu berikan 2 atau 3 tetes obat tersebut pada masing-masing lubang hidung.
  • Baringkan bayi selama satu menit dengan kepala lebih rendah daripada tubuh. Posisi ini membuat larutan garam tersebut mengencerkan lendir/ingus yang kental.
  • Jika lendir/ingus sudah encer, Anda dapat menarik ingus dengan aspirator hidung. Ingatlah untuk tidak memasukkan aspirator hidung terlalu dalam. Lakukan 2 atau 3 kali ke dalam setiap lubang hidung atau sesering anak memerlukan pengisapan ingus tersebut.
  • Jangan lupa untuk membersihkan ujung semprotan hidung setelah selesai diberikan kepada bayi Anda.

Obat tetes larutan garam ini juga dapat Anda buat sendiri di rumah dengan mencampurkan garam sebanyak seperempat sendok teh ke dalam gelas yang berisi 240 ml air hangat. Lalu, Anda bisa memasukkan ke dalam tempat yang sudah dibersihkan.

2. Mengencerkan lendir dengan uap air hangat

Uap air dapat membuka saluran pernapasan yang tersumbat dan membantu mengencerkan serta mengalirkan lendir/ingus ke luar. Salah satu cara memberikan uap hangat kepada anak Anda adalah dengan membawa anak ke kamar mandi, lalu kran pancuran air hangat dibuka, kemudian tutup pintu kamar mandi Anda selama beberapa menit.

3. Penggunaan vaporizer atau humidifier

Vaporizer atau humidifier dapat Anda letakan di kamar Si Kecil untuk menambah kelembapan udara di kamar tersebut. Hal ini dapat membatu mengencerkan lendir.

Namun, jangan lupa untuk rutin membersihkan alat tersebut untuk mencegah pertumbuhan jamur di dalamnya.

4. Tepuk-tepuk bagian punggung bayi secara perlahan.

Hal ini dapat membantu mengeluarkan dahak yang berada di dalam dada sehingga akan lebih mudah bagi bayi untuk membatukkannya keluar.

5. Menjemur bayi di pagi hari.

Menjemur bayi Anda saat pagi hari di bawah sinar matahari akan membuat lendir menjadi encer.

6. Bersihkan lendir walaupun sudah kering

Jika ada lendir/ingus yang mengering di bagian hidung, Anda dapat membantu membersihkannya dengan menggunakan kain yang diberikan air hangat lalu bersihkan secara perlahan.

Dan perlu Anda ingat, Anda harus segera menghubungi dokter atau dokter spesialis anak apabila gejala hidung tersumbat pada bayi berkembang menjadi:

  • Demam
  • Timbul ruam di tubuh
  • Hidung tersumbat tidak sembuh dalam waktu 2 minggu
  • Bayi terlihat susah untuk bernapas atau bernapas terlalu cepat
  • Bayi susah untuk menyusu 
  • Bayi Anda semakin rewel 

0 Komentar

Belum ada komentar