Sukses

Pentingnya Memperhatikan Asupan Makanan Ketika Sariawan

Memperhatikan asupan makanan ketika sariawan merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya, jika salah mengonsumsi makanan, sariawan akan terasa sangat perih. Berikut info medis dari drg. Arni Maharani.

Sariawan, siapa yang tidak pernah mengalami penyakit satu ini? Mungkin hampir dari semua orang pernah mengalami penyakit ini.

Mereka yang sering mengalami sariawan adalah wanita, dewasa muda dan juga remaja.  Sariawan dapat timbul dan hilang secara misterius pada sebagian orang sehingga terkadang sangat mengganggu karena rasa sakit yang terjadi akan mengurangi kenikmatan ketika makan, minum bahkan saat berbicara.

Sariawan merupakan sebuah luka kecil, bulat dengan tepi kemerahan dan bisa muncul di mana saja pada jaringan lunak rongga mulut, seperti pada pipi, gusi, lidah dan bagian lain pada mulut. Sariawan akan sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan. Selain itu, pada banyak kasus sariawan yang terjadi, penyakit ini juga tidak menular.

Timbulnya sariawan belum dapat dipastikan. Namun, terdapat bebrapa kondisi tertentu yang diduga menjadi pemicu terjadinya sariawan, misalnya kondisi kelainan sistem imun, dan alergi pada makanan atau produk-produk untuk rongga mulut, seperti pasta gigi dan obat kumur.

Selain itu, cedera pada jaringan rongga mulut, seperti pada penggunan kawat gigi, kekurangan nutrisi dan vitamin B12, zinc, folate dan zat besi, kondisi stres dan pengaruh hormon saat menstruasi juga dapat menyebabkan terjadinya sariawan.

Di samping itu, terdapat pula beberapa penyakit yang dapat mencetuskan terjadinya sariawan, misalnya penyakit Crohn’s dan penyakit Bechet’s.

Jenis makanan pada saat sariawan

Sariawan yang terjadi terkadang membuat penderitanya merasa serba salah dan bingung harus makan apa.  Selain itu, penderita sariawan juga sering dibingungkan oleh pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi agar tidak merangsang rasa sakit sehingga sariawan tersebut cepat sembuh.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memperhatikan jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari saat sariawan terjadi agar bisa mengurangi rasa sakit yang mengganggu sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Makananan yang harus dihindari saat sariawan terjadi meliputi makanan yang dapat mengiritasi rongga mulut, seperti makanan pedas dan asam, makanan dengan rasa bumbu rempah yang tajam, jus dan buah yang sangat asam, kopi, cokelat, makanan yang asin, serta kacang-kacangan.

Sedangkan untuk rasa tidak nyaman yang terjadi karena sariawan dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan yang lembut, hambar dan tidak mempunyai rasa yang tajam, seperti bubur ayam, susu rendah lemak, tahu, puding, sup dan makanan lain yang dimasak dengan tekstur yang lembut.

Mengonsumsi makanan dan minuman dengan suhu yang dingin sangat disarankan, dan gunakanlah sedotan saat minum. Selain itu, perbanyak juga asupan protein dan makanan yang berkalori tinggi agar dapat mempercepat proses penyembuhan.

Dan yang paling penting untuk Anda ketahui adalah apabila setelah 2 minggu sariawan yang Anda derita tidak mengalami perubahan, dan jika sariawan tersebut kerap kali menyerang, maka sebaiknya Anda segera membawa diri Anda ke dokter gigi atau dokter gigi spesialis penyakit mulut untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut.

0 Komentar

Belum ada komentar