Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Berciuman Bisa Cegah Gigi Berlubang

Studi mengatakan bahwa ciuman dapat bermanfaat bagi kesehatan gigi Anda, salah satunya adalah dapat mencegah gigi berlubang, lho!

Banyak orang menunjukkan rasa sayang kepada pasangan dengan mencium bibirnya. Memang, berciuman dapat merekatkan hubungan percintaan. Tapi, tak hanya baik untuk mendekatkan hubungan, ternyata ciuman juga terbukti memiliki manfaat untuk mencegah gigi berlubang!

Sebuah penelitian pada 2009 menyatakan, pria dan wanita menunjukkan penurunan kadar hormon kortisol yang tinggi pada saat berciuman, dibandingkan saat berpegangan tangan. 

Selain itu, saat berciuman, Anda juga mengaktifkan otot-otot wajah yang dapat membantu mengurangi kerutan di wajah.

 

1 dari 3 halaman

Bagaimana Berciuman Dapat Mencegah Gigi Berlubang?

Nyatanya, ciuman juga dapat mencegah gigi berlubang. Karena, berciuman akan meningkatkan produksi air liur. Peningkatan produksi air liur mampu mengurangi bakteri dan menghilangkan plak penyebab gigi berlubang.

Air liur juga mengandung ion-ion mineral, sehingga saat berciuman, dapat mengembalikan mineral-mineral permukaan gigi yang hilang akibat zat asam. Hal inilah yang dapat menghentikan awal mula proses gigi berlubang.

Lalu, air liur juga memiliki manfaat lainnya bagi gigi dan rongga mulut, yaitu:

  • Dapat melindungi jaringan lunak dari abrasi selama proses pengunyahan.
  • Membersihkan bagian rongga mulut dari partikel makanan.
  • Mempermudah proses pencernaan karbohidrat.
  • Berperan sebagai agen penyeimbang keasaman dalam rongga mulut.
  • Menjaga agar kadar kalsium dalam lingkungan rongga mulut tetap terjaga.

Artikel lainnya: Valentine Day! Yuk Ketahui Sejarah hingga Alasan Manusia Berciuman

2 dari 3 halaman

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Berciuman

Di balik beragam manfaatnya, ada juga risiko berciuman bagi kesehatan tubuh. Jika tidak hati-hati, maka Anda dapat tertular penyakit-penyakit tertentu lewat mulut, misalnya:

1. Herpes Virus 1 (HSV-1)

HSV-1 mudah sekali ditularkan melalui berciuman. Hampir 67% orang berusia di bawah 50 tahun memiliki virus ini di dalam mulutnya.

Gejalanya akan terlihat seperti bintik putih atau merah di mulut, atau alat vital yang bisa sewaktu-waktu pecah. Perhatikan gejala ini bila hendak berciuman.

2. Herpes Virus 2 (HSV-2)

Hampir mirip gejalanya dengan HSV-1, tapi disebut juga herpes kelamin karena infeksi ini lebih banyak ditularkan melalui kontak seksual mulut, kelamin, dan dubur, dibandingkan dengan berciuman. Namun, tetap mungkin ditularkan melalui kontak mulut ke mulut.

3. Cytomegalovirus

Penyakit cytomegalovirus dapat ditularkan dari air liur orang yang terinfeksi melalui berciuman.

Selain itu, penyakit ini juga bisa ditularkan melalui urine, darah, sperma, dan ASI. Gejala-gejalanya berupa kelelahan, sakit tenggorokan, serta demam dan nyeri di seluruh tubuh.

Artikel lainnya: Mana Lebih Bahaya, Karies Gigi atau Gigi Berlubang?

4. Sifilis

Sifilis bisa menular melalui mulut, dubur, dan alat kelamin. Jika ada sariawan di mulut penderita, maka bisa menularkan infeksinya ke orang lain.

Beberapa gejalanya antara lain demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar limfe, rambut rontok, sakit di badan, kelelahan, ada bintik/benjolan/jerawat di tempat yang tidak umum, penurunan penglihatan, gangguan jantung, gangguan mental (neurosifilis), kerusakan pada otak, dan penurunan daya ingat.

Untuk itu, sebelum berciuman Anda harus perhatikan hal-hal berikut:

  • Pastikan pasangan Anda memiliki kesehatan gigi dan mulut yang baik.
  • Anda dan pasangan tidak memiliki bau mulut.
  • Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter setiap enam bulan sekali, agar kondisi gigi dan mulut selalu terkontrol dengan baik.
  • Hindari pemakaian larutan kumur mengandung alkohol, karena dapat membuat mulut kering. Mulut kering bisa menyebabkan mulut lebih berbau.
  • Jangan lupa menyikat lidah saat menyikat gigi.
  • Berhenti merokok.
  • Hindari makanan berbau menyengat, seperti bawang-bawangan.
  • Usahakan mengunyah permen karet bebas gula bila tidak sempat menyikat gigi.

Ini dapat membantu membersihkan sisa makanan dan merangsang produksi air liur, supaya mengurangi bau mulut dan bakteri di dalam mulut. Jangan lupa buang permen karetnya sebelum berciuman, ya.

Jadi, pastikan kebersihan mulut dan gigi Anda serta pasangan tetap terjaga ketika ingin berciuman. Ini dapat lebih memberikan manfaat ketimbang risikonya.

Ingin tahu tips mencegah gigi berlubang atau konsultasi seputar kesehatan gigi dan mulut dengan dokter gigi? Pakai fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar