Sukses

6 Hal Seputar Kerutan di Wajah

Kerutan di wajah merupakan sesuatu yang sangat mengganggu penampilan. Berikut beberapa hal terkait kerutan di wajah oleh dr. Kartika Mayasari yang perlu Anda ketahui.

Kerutan di wajah dapat disebabkan oleh banyak hal. Berikut pembahasan seputar kerutan di wajah yang patut Anda ketahui:

1. Kerutan wajah dan posisi tidur

Ada banyak mitos yang beredar seputar tidur dan kerutan wajah. Banyak orang yang berpikiran bahwa tidur dalam posisi tertentu selama beberapa waktu dapat berkontribusi dalam terbentuknya “garis tidur” di wajah Anda. “Garis tidur” di wajah Anda dipercaya terukir karena salah memosisikan wajah Anda yang berada di atas bantal.

Penelitian terbaru telah membuktikan bahwa hal ini merupakan sesuatu yang tidak benar. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa keriput/kerutan di wajah lebih dipengaruhi oleh kerusakan ringan pada kulit akibat UV (Ultraviolet), dan bukan karena posisi wajah saat tidur yang salah.

Jadi, pastikanlah foundation atau moisturizer yang Anda gunakan mengandung UVA dan UVB filter agar kulit Anda dapat terhindar dari kerutan.

2. Kerutan wajah dan omega-3

Omega-3 yang berasal dari minyak ikan mengandung 2 unsur penting, yakni EPA dan DHA. Kandungan tersebut diyakini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari yang disebabkan oleh sinar UV (Ultraviolet). Antioksidan dapat ditemukan secara alami dalam minyak zaitun extra-virgin yang sangat berguna dalam melindungi kulit dari kerusakan. Selain itu, minyak zaitun juga membantu tubuh Anda menyerap karotenoid, antioksidan alami yang juga dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan. Karoten, yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau dan wortel, dan lycopene, ditemukan dalam tomat dan semangka, akan dapat lebih mudah diserap dengan minyak diet.

3. Kerutan wajah dan Alpha-Hydroxy Acid (AHA)

Ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa menggabungkan krim yang mengandung Apha-Hydroxy Acid (AHA) dalam rutinitas sehari-hari untuk perawatan kulit Anda dapat mengurangi munculnya pori-pori, garis halus dan kerutan di permukaan wajah, terutama di sekitar mata.

Selain itu, bentuk kuat dari asam alami ini juga dapat meningkatkan produksi kolagen dan asam hyaluronic. Hal ini nantinya akan membantu untuk melembapkan dan mengobati garis dangkal, serta mengurangi kerutan sehingga Anda juga bisa mendapatkan efek peremajaan kulit Anda.

Namun demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk memastikan efek yang demikian.

4. Menghindari kerutan di wajah dengan sering mencuci wajah

Hal ini adalah sebuah mitos. Pasalnya, mencuci wajah terlalu sering, terutama dengan sabun biasa dan air saja, dapat menghilangkan kelembapan alami kulit Anda. Selain itu, hal ini juga bisa menghilangkan minyak yang membantu melindungi dan mencegah terjadinya kerutan di wajah Anda.

Oleh karena itu, gel pembersih wajah atau sabun berpelembap mungkin menjadi pilihan yang lebih baik untuk digunakan.

5. Banyak vitamin C berarti banyak manfaatnya untuk kulit

Banyak krim yang mengandung vitamin C yang dijual secara bebas mengatakan bahwa mereka dapat meningkatkan produksi kolagen serta mengurangi bintik-bintik hitam, warna kulit tidak merata dan kemerahan. Benarkah hal ini?

Ada beberapa bukti terkait hal ini yang menyebutkan bahwa penggunaan topikal vitamin C tersebut dapat membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, hal ini dapat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya kanker kulit, dan mungkin mengembalikan beberapa perubahan warna dan kerutan yang terjadi akibat bertambahnya usia dan paparan sinar matahari.

Namun demikian, penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan untuk mendapatkan kepastian terkait dengan hal ini.

6. Cokelat panas lebih baik daripada kopi

Ada kemungkinan bahwa meminum cokelat panas atau makan cokelat hitam dapat membantu mencegah terjadinya keriput di kulit. Namun, benarkah demikian?

Penelitian menunjukkan bahwa flavanol antioksidan, epicatechin dan catechin yang terkandung pada cokelat dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, serta meningkatkan aliran darah ke sel-sel kulit, menjaga kelembapan dan membantu menjaga kulit tetap halus.

Dan perlu Anda ketahui, teh hijau, cokelat bubuk dan cokelat padat dengan kandungan tinggi kakao (sekitar 75-80% kakao) adalah sumber yang kaya antioksidan catechin.

Namun demikian, penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan guna memastikan hal ini. Tetapi, mengganti kopi dengan cokelat panas kaya flavanol ini mungkin bisa Anda coba.

0 Komentar

Belum ada komentar