Sukses

5 Mitos Seputar Lemak

Mitos seputar lemak memang banyak beredar di masyarakat luas. Kenali mitos seputar lemak oleh dr. Nadia Octavia di sini.

Mitos seputar lemak banyak beredar di masyarakat. Percaya atau tidak, mitos seputar lemak ini terkadang juga membuat pusing karena kebenarannya yang masih belum jelas.

Yuk, kita bahas mengenai 5 mitos seputar lemak untuk mengetahui hal yang sebenarnya.

Berikut pembahasannya:

Mitos seputar lemak #1: Makan lemak berarti menambah berat badan

Memang benar bahwa lemak mengandung kalori per gram yang lebih tinggi dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Namun, mengonsumsi jenis lemak yang tepat justru merupakan bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Hal ini tentu saja tidak akan membuat Anda menjadi gemuk.

Pasalnya, lemak dicerna oleh tubuh lebih lambat daripada karbohidrat dan dapat merangsang pelepasan hormon rasa kenyang sehingga dapat mencegah Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan. Selain itu, lemak juga berperan dalam berbagai fungsi vital di dalam tubuh, mulai dari regulasi hormon hingga fungsi otak.

Namun, Anda tentu saja perlu memilah jenis lemak mana yang baik untuk tubuh. Selain itu, hindari juga konsumsi lemak yang berlebihan jika tidak ingin berat badan Anda bertambah.

Mitos seputar lemak #2: Mentega tidak baik untuk kesehatan

Studi terkini yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa konsumsi mentega dalam kadar yang cukup dan tidak berlebih merupakan bagian dari pola makan yang sehat. Namun, hal ini jangan juga dijadikan alasan untuk menggunakan mentega di setiap menu makanan yang Anda konsumsi. Kuncinya adalah jangan mengonsumsinya secara berlebihan.

Mitos seputar lemak #3: Makan telur dapat meningkatkan kolesterol

Beberapa orang sangat takut untuk makan telur karena takut kadar kolesterolnya akan meningkat. Padahal, 1 butir telur ayam mengandung 212 mg kolesterol. Coba Anda bandingkan dengan kebutuhan kolesterol harian yang dianjurkan, yaitu 300 mg.

Namun demikian, sebaiknya batasi konsumsi telur 3-5 butir saja dalam 1 minggu. Sedangkan bagi anak-anak diperbolehkan makan hingga 6 butir telur per minggu karena anak-anak membutuhkan protein yang lebih banyak untuk menunjang tumbuh kembangnya secara optimal.

Mitos seputar lemak #4: Hindari segala jenis daging bila sedang berdiet

Mitos ini memang tidak sepenuhnya salah. Namun agaknya dapat lebih disempurnakan apabila sebaiknya menghindari konsumsi daging, terutama daging yang sudah diproses, seperti sosis, nugget atau daging olahan lainnya. Makanan yang diproses tersebut tinggi akan kadar garam yang tentu saja tidak baik untuk kesehatan Anda.

Mitos seputar lemak #5: Sedang berdiet? Minyak zaitun kuncinya

Ya, memang betul minyak zaitun merupakan lemak tak jenuh rantai tunggal yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun, jangan membatasi diri Anda pada 1 jenis lemak ini saja ketika sedang berdiet. Anda bisa mendapatkan lemak baik lainnya dari kacang - kacangan, alpukat dan salmon.

Satu hal yang terpenting adalah untuk menghindari lemak trans buatan, seperti yang terdapat pada margarin ataupun krimer, karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

0 Komentar

Belum ada komentar