Sukses

Bentuk Pelecehan Seksual yang Perlu Anda Ketahui

Pelecehan seksual dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Apa saja contoh-contohnya? Yuk, simak bermacam bentuk pelecehan seksual di sini.

Pelecehan seksual adalah segala bentuk perlakuan tidak menyenangkan yang mengarah kepada hal-hal yang berbau seksual. Hal ini dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, golongan pelaku dan korbannya pun tidak terbatas.

Apa saja bentuk-bentuk pelecehan seksual? Mari simak di sini.

Secara lebih dalam, pelecehan seksual adalah bentuk diskriminasi yang terdiri dari tiga jenis perilaku pelecehan:

1 dari 4 halaman

1. Pelecehan Jenis Kelamin

Perilaku verbal dan non-verbal yang menunjukkan permusuhan, objektifikasi, pengucilan, atau menjadikan salah satu jenis kelamin sebagai “kelas dua”.

2. Perhatian Seksual yang Tidak Diinginkan

Rayuan verbal atau fisik yang tidak diinginkan dan dapat mencakup penyerangan. Beberapa contohnya seperti:

  • Memberi tatapan penuh nafsu dan terlihat mencurigakan.
  • Mengucapkan candaan, sebutan, atau kata-kata yang merujuk ke hal-hal seksual, seperti catcalling atau menggoda orang yang lewat dengan sebutan tidak pantas.
  • Menanyakan hal yang tidak pantas tentang kehidupan dan anggota tubuh pribadi.
  • Mengirim video atau gambar seksual tanpa permintaan.
  • Memberi komentar yang tidak pantas di media sosial.
  • Stalking (menguntit).
2 dari 4 halaman

3. Pemaksaan Seksual

Ketika wewenang profesional atau pendidikan yang menguntungkan dikondisikan pada aktivitas seksual. Beberapa contohnya seperti:

  • Menyentuh, memeluk, atau mencium tanpa izin.
  • Ada paksaan untuk menerima ajakan kencan atau berhubungan seksual.
  • Perilaku sok akrab dan merasa berhak menyentuh bagian-bagian tubuh orang lain tanpa izin.
  • Terus-menerus memaksa untuk berkomunikasi walau telah ditolak.

Pembedaan bentuk-bentuk pelecehan ini penting dilakukan. Ini karena banyak orang tidak menyadari bahwa pelecehan jenis kelamin adalah salah satu bentuk pelecehan seksual.

Artikel Lainnya: Kiat Lindungi Anak dari Pelecehan Seksual

Walaupun kebanyakan terjadi pada wanita, tapi bentuk pelecehan seksual tersebut dapat juga terjadi pada pria. Khususnya di lingkungan yang didominasi wanita.

Perilaku pelecehan seksual dapat bersifat langsung (ditargetkan kepada individu) atau ambien (tingkat umum pelecehan seksual di suatu lingkungan). Keduanya sama-sama berbahaya.

Hal ini dianggap berbahaya karena dapat menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat. Misalnya, bisa mengubah kondisi kerja, mengganggu kinerja, atau menghalangi kemampuan seseorang untuk mendapatkan pendidikan.

Kondisi ini juga berbahaya ketika pelecehan seksual terjadi di lingkungan profesional atau pendidikan. Seharusnya semua tindakan dilakukan secara profesional, namun dikondisikan kepada aktivitas seksual.

Pelecehan seksual sering kali membuat korbannya menjadi tidak menyadari akan perilaku pelecehan seksual yang terjadi pada dirinya. Karena, korban sering disalahkan dan dianggap bertanggung jawab atas pelecehan tersebut.

Beberapa kalimat contohnya “Hanya bercanda, tak perlu marah, dong,” atau “Kalau tak ingin digoda, jangan kenakan baju yang terbuka!” masih sering dikeluhkan para korban pelecehan.

Hal ini tentu saja membuat korban menjadi merasa bersalah. Padahal, perilaku tersebut sudah termasuk pelecehan seksual.

Artikel Lainnya: 4 Tips Sederhana untuk Hindari Pelecehan Seksual

3 dari 4 halaman

Cara Mencegah Pelecehan Seksual

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah pelecehan seksual adalah:

  1. Mengedukasi masyarakat mengenai jenis-jenis perilaku pelecehan seksual, mulai dari yang sederhana hingga yang sangat buruk. Jadi, masyarakat bisa lebih sadar dan tidak melakukan pelecehan tersebut.
  2. Tidak menghakimi para korban yang melaporkan pelecehan seksual yang diterimanya, baik secara verbal maupun non-verbal.
  3. Membentuk tempat pelaporan yang mudah diakses, tepercaya, dan diketahui secara luas.
  4. Melakukan penyelidikan dan pemberian hukuman bagi para pelaku pelecehan seksual.
  5. Bekerja sama antar lembaga masyarakat, pemerintah, hingga swasta untuk mendukung pemberantasan pelecehan seksual yang terjadi di masyarakat.

Pelecehan seksual terdiri dari berbagai bentuk yang sering kali tidak diketahui banyak orang.

Perilaku tersebut harus dihentikan karena dapat berdampak buruk pada korban. Jadi, jangan ragu untuk melaporkan bentuk pelecehan seksual kepada pihak berwenang.

Ingin tahu informasi seputar kesehatan fisik dan mental lainnya dari dokter? Download aplikasi Klikdokter. Konsultasi dengan dokter juga lebih cepat dengan LiveChat.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar