Sukses

5 Bentuk Pelecehan Seksual yang Perlu Anda Ketahui

Kasus-kasus pelecehan seksual sering kali dianggap remeh, padahal situasi ini bukan lagi ranah privat melainkan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama.

Beberapa waktu lalu di Indonesia, sempat dihebohkan dengan adanya berita tentang pelecehan seksual yang dilakukan di lingkungan sekolah.

Orangtua yang telah mempercayakan pihak sekolah untuk mendidik anak-anaknya secara baik merasa kecewa dan disalahgunakan. Masalah itu telah menjadi ancaman besar bagi setiap orangtua.

Akhir-akhir ini ada lagi berita yang mengejutkan tentang pelecehan seksual yang dituduhkan kepada artis papan atas Indonesia.

Lepas dari kebenaran berita tersebut, kami ingin mengupas apakah sebenarnya yang dimaksud dengan pelecehan seksual? Perilaku yang bagaimana yang bisa tergolong pelecehan seksual?

Pelecehan seksual dapat timbul dalam berbagai bentuk, yakni meliputi:

  1. Memanggil seseorang dengan panggilan tertentu yang terkesan menghina. Penghinaan yang berhubungan dengan seksualitas seseorang adalah bentuk pelecehan seksual juga, seperti memanggil seseorang dengan “pelacur”, “gay”, atau “homo”. Tidak peduli siapa yang mengatakan hal itu, atau apakah orang yang dilecehkan adalah seorang homoseksual atau tidak, laki-laki atau perempuan. Yang penting adalah bahwa Anda telah menggunakan kata-kata untuk menghina mereka.

  2. Memegang atau menyentuh sesuatu tanpa izin. Jika seseorang menyentuh payudara seorang perempuan dan dia tidak terima dengan itu, itu adalah pelecehan seksual. Jika seseorang meraih atau memukul seorang pria di alat kelamin -- bahkan sebagai lelucon -- itu termasuk pelecehan juga.

  3. Dipaksa untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan. Ketika kekasih Anda menekan Anda untuk melakukan hubungan seks setelah Anda mengatakan ‘Tidak!’, itu merupakan suatu bentuk pelecehan seksual.

  4. Tekanan dari figur yang lebih tinggi atau lebih dihormati. Misalnya murid dengan gurunya. Atau bawahan dan atasannya. Jika seorang bos menawarkan kenaikan pangkat  dan minta ditukar dengan berhubungan seks atau melakukan kegiatan fisik lainnya, itu adalah pelecehan seksual.

  5. Bersiul. Walaupun tidak menyentuh fisik sama sekali, sebenarnya bersiul karena sesuatu yang dianggapnya menarik juga termasuk pelecehan seksual. Di negara maju, ini merupakan tindakan pidana.

Pelecehan seksual tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga secara online. Misalnya, jika seseorang mengirimkan email atau SMS yang bernada vulgar, Anda berarti juga berada dalam situasi pelecehan seksual. Segera laporan kepada pihak yang berwenang apabila Anda mengalami atau melihat peristiwa pelecehan seksual. Jangan takut, ini bukanlah salah Anda sebagai korban!

0 Komentar

Belum ada komentar