Sukses

Imlek, Makanan Enak, dan Timbunan Lemak

Imlek selalu indentik dengan makanan enak yang kian meninggalkan timbunan lemak. Bagaimana cara menyiasati agar Imlek tetap bisa makan enak tanpa meninggalkan timbunan lemak? Berikut jawabannya.

Imlek hampir tiba, berbagai persiapan kerap dilakukan oleh anggota keluarga yang merayakan tahun baru tersebut.

Segala ornamen yang akan memeriahkan penyelenggaraannya sudah mulai dipersiapkan, begitu pula dengan sajian khas menyambut datangnya tahun monyet api.

Menikmati sajian khas yang hanya muncul saat Imlek di tengah kehangatan keluarga pasti sangat menyenangkan. Namun, jangan sampai kebahagiaan yang Anda rasakan lantas merusak pola makan Anda dengan mengonsumsi sajian tinggi kalori secara berlebihan.

Tidak ada salahnya menikmati makanan favorit Anda di tengah perayaan, namun pastikan Anda tahu batasan dan porsi ‘aman’ untuk diet Anda.

Makanan khas Imlek apa saja yang ternyata tinggi kalori?

  • Kue keranjang

Kue keranjang adalah kue manis yang terbuat dari tepung ketan dan gula. Kue ini merupakan salah satu kue khas di saat perayaan tahun baru Imlek.

Apabila Anda mengonsumsi kue keranjang secara langsung, tanpa adanya proses tambahan, dalam satu potong (80 gram) kue keranjang terkandung kurang lebih 118 kkal.

Selain dimakan secara langsung, ada kebiasaan lain yang biasanya dilakukan, yaitu menyajikan kue keranjang dalam bentuk gorengan menggunakan tepung. Saat disajikan dalam bentuk sudah digoreng, tentu kalorinya akan bertambah. Kalori yang bertambah ini berasal dari tepung pelapis dan minyak yang digunakan untuk menggorengnya. Karenanya, dalam satu potong kecil (20gram) kue keranjang goreng megandung 220 kkal.

  • Onde-onde

Salah satu sajian khas Imlek lainnya adalah onde-onde. Kue yang terbuat dari tepung ketan, pasta kacang hijau dan biji wijen ini ternyata termasuk salah satu kue yang juga tinggi kalori. Dalam satu buah kue onde-onde terkandung 132 kkal.

  • Kue semprong

Kue semprong memang banyak kita temui sekalipun di luar perayaan Imlek. Namun demikian, kue ini dibuat unik sebagai salah satu sajian khas menyambut datangnya Imlek tersebut.

Kue semprong biasanya disajikan dalam bentuk segitiga dan kadang disertai dengan secarik kertas berisi nasihat atau kata-kata bijak di dalamnya. Saat menikmati kue semprong di tengah perayaan Imlek, biasanya kue ini tidak cukup hanya dengan mengonsumsinya 1 buah saja, melainkan beberapa buah. Dalam 4 buah kue semprong, ternyata mengandung kalori yang cukup besar, yaitu 210 kkal.

  • Kue lapis

Kue lapis juga menjadi andalan sajian saat Imlek tiba. Kue ini biasanya terbuat dari tepung ketan dan gula yang diberi tambahan beberapa jenis pewarna makanan agar lebih menarik. Dalam satu potong kue lapis terkandung kurang lebih 90 kkal.

  • Kue nanas atau nastar

Kue nanas atau nastar juga ternyata merupakan kue yang populer disajikan saat Imlek tiba. Satu stoples nastar biasanya disajikan menemani perbincangan hangat di tengah keluarga. Namun ternyata, 4 buah kue nanas/nastar yang berukuran kecil ini mengandung 140 kkal.

  • Buah persik yang dikeringkan

Sajian khas Imlek ini memang terbuat dari buah, namun jangan salah, dalam satu buah persik kering mengandung kalori yang bisa dikatakan sangat tinggi, yakni sekitar 195 kkal.

Jumlah kalori dalam makanan kecil khas Imlek lain dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini:

Makanan

Porsi

Kalori

Apam

1 potong (30 gram)

60

Kue kacang

4 buah (40 gram)

200

Kue sarang lebah

3 keping (30 gram)

150

Es buah berisi kelengkeng dan rumput laut

1 porsi kecil (80 gram)

40

Sumpia mini

5 buah (20 gram)

100

 

Berbekal penjelasan di atas, andaikan Anda mengambil beberapa kue, misalnya 1 potong kue keranjang goreng, 1 buah onde- onde, 1 buah persik kering dan 1 buah kue lapis berarti Anda telah memasukkan 220+132+195+90=637 kkal. Ini hanya hitungan kalori yang masuk bersamaan dengan kue yang Anda konsumsi. Bagaimana dengan makanan utama yang tidak mungkin Anda tolak saat makan bersama keluarga besar?

Salah satu sajian dalam makanan utama yang kerap disajikan saat Imlek adalah bakkwa yang terbuat dari daging babi. Dalam satu potong bakkwa terkandung 370 kkal. Bila bakkwa ini Anda nikmati bersama dengan sepiring nasi dan dua sendok makan capcay, maka kalorinya akan bertambah menjadi sekitar 600 kkal.

Kebutuhan rata-rata kalori perhari adalah sekitar 1500 kkal untuk wanita, dan 2000 kkal untuk pria. Bila kalori yang kita dapatkan dari makanan berjumlah berlebihan, maka kelebihan ini dapat berkontribusi pada penambahan berat badan, dan mengancam keberhasilan diet.

Bagaimana cara menyiasati agar perayaan Imlek tetap dapat kita nikmati tanpa harus membawa pulang timbunan lemak?

  1. Sebisa mungkin hindari makanan manis yang tinggi kalori, seperti kue keranjang atau nian gao. Gantilah dengan buah-buahan segar atau sayuran segar
  2. Banyak konsumsi air putih, hindari soda atau minuman manis. Konsumsi air putih akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.
  3. Ambil sajian menggunakan piring kecil. Penggunaan piring dengan ukuran kecil terbukti dapat mengurangi porsi makanan yang diambil seseorang.
  4. Berbagilah sajian yang Anda ambil dengan sanak saudara. Selain suasana akan bertambah hangat, kalori yang masuk dalam tubuh Anda juga akan berkurang.

0 Komentar

Belum ada komentar