Sukses

Cara Merawat Kulit Kering dan Bersisik

Cara merawat kulit kering dan bersisik merupakan hal yang wajib Anda ketahui, khususnya apabila Anda memiliki jenis kulit kering dan bersisik. Berikut info medis dari dr. Atika.

Cara merawat kulit kering dan bersisik haruslah dilakukan dengan baik dan benar agar tidak menimbulkan risiko tambahan pada jenis kulit kering dan bersisik tersebut.

Kulit kering ditandai dengan masalah kulit berupa kulit berwarna kemerahan, kulit terasa tegang, serta mudah muncul rasa gatal atau perih saat terjadi gesekan ringan maupun saat temperatur udara dingin. Jenis kulit kering mudah sekali terjadi iritasi dan membutuhkan perawatan khusus.

Jenis kulit kering utamanya memiliki ciri-ciri tidak tampak adanya pori-pori pada kulit, namun kulit cenderung kasar, kadang kemerahan, banyak garis kerutan di area wajah saat kulit ditarik, dan mudah tampak debu putih (yang merupakan lepasnya lapisan kulit teratas) saat terjadi goresan pelan pada kulit tersebut.

Saat kulit terpapar oleh faktor yang menyebabkan kekeringan bertambah, maka kulit dapat retak, terkelupas, gatal dan teriritasi.

Para pemilik kulit kering mungkin cenderung ‘jauh’ dari masalah jerawat, karena produksi minyak wajah yang tidak berlebihan. Namun di sisi lain, para pemiliki jenis kulit kering ini justru sangat berisiko mengalami penuaan kulit dini, seperti timbulnya garis-garis kerutan di wajah.

Oleh karena itu, kulit kering tetap harus mendapatkan perawatan yang sama baiknya dengan jenis kulit beminyak. Beberapa tips untuk merawat kulit kering, antara lain:

  1. Hal yang paling terpenting dalam perawatan kulit kering adalah rajin mengoleskan pelembap, terutama setelah mandi. Pilihlah pelembap yang tidak mengandung pewangi ataupun bahan aktif yang dapat menyebabkan pengelupasan kulit, sebab bahan tersebut mampu memperparah iritasi yang terjadi pada kulit jenis ini. Ulangilah pemakaian pelembap beberapa kali dalam sehari bila dibutuhkan. Bahan dasar yang baik untuk melembapkan kulit pada tubuh Anda, misalnya minyak zaitun, minyak jojoba, urea, asam hialuronat, dimetikon, gliserin, lanolin, dan petrolatum.
  2. Hindari mandi menggunakan air yang terlalu hangat, dan jangan mandi terlalu sering ataupun terlalu lama. Dalam memilih produk pembersih kulit, pilihlah sabun yang berbahan lembut dan tidak memiliki pH terlalu basa. Karenanya, pilihlah sabun dengan pH normal kulit, yakni sekitar 5,5.
  3. Anda dapat memilih pelembap berupa salep atau krim, dibandingkan dengan yang berbentuk losion. Hal ini disebabkan karena salep dan krim lebih efektif dalam memerangkap kelembapan yang baik untuk jenis kulit kering tersebut.
  4. Untuk mencegah kekeringan di area bibir, gunakan lip balm secara teratur. Hindari penggunaan lip balm dengan aroma atau rasa tertentu, karena bisa lip balm jenis tersebut bersifat mengiritasi. Selain itu, lip balm dengan aroma atau rasa tertentu dapat menyebabkan Anda tertarik untuk menjilatnya. Pasalnya, air liur di bibir akan semakin meningkatkan kekeringan yang terjadi di bibir Anda.
  5. Hindari produk perawatan kulit yang mengandung alkohol, pewangi, retinoat, dan Asam Alfa Hidroksi (AHA). Menghindari produk-produk ini akan membantu kulit mempertahankan minyak alaminya.
  6. Sebisa mungkin hindari proses membersihkan muka dengan scrub atau butiran halus.
  7. Hindari berada pada ruangan yang memiliki temperatur terlalu dingin.
  8. Cukupilah kebutuhan cairan harian Anda, yakni 7-8 gelas sehari.

Demikianlah tips-tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat kulit kering. Meskipun jenis kulit kering tampak tidak bermasalah karena cenderung jarang berjerawat, bukan berarti jenis kulit kering tidak membutuhkan perawatan khusus. Kesalahan cara perawatan kulit kering yang dilakukan sejak muda dapat berakibat munculnya penuaan dini pada kulit tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar