Sukses

Akupunktur untuk Nyeri Leher

Akupunktur diyakini mampu mengatasi nyeri leher yang mungkin Anda alami. Mengapa demikian? Berikut ulasan medisnya oleh dr. Anastasia Yoveline, Sp.Ak, dokter spesialis akupunktur.

KlikDokter.com – Akupunktur adalah suatu tindakan medis yang menggunakan jarum halus untuk menstimulasi titik akupunktur. Akupunktur diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1963, melalui kedatangan tim dokter ahli dari Cina yang mengobati Presiden Soekarno.

Sejumlah penelitian bidang kedokteran membuktikan efektivitas dan dasar mekanisme kerja akupunktur sehingga World Health Orgainzation (WHO) merekomendasikan untuk mengintegrasikan pelayanan akupunktur ke dalam Sistem Kesehatan Nasional masing-masing negara. Saat ini, akupunktur telah dilakukan oleh dokter dan dokter spesialis terlatih di Indonesia.

Nyeri atau rasa tidak nyaman di leher merupakan keluhan yang semakin banyak ditemukan seiring pesatnya penggunaan alat elektronik, seperti komputer, laptop, dan telepon genggam.

Nyeri leher pada kelompok pasien berusia muda umumnya disebabkan oleh postur tubuh yang kurang baik saat belajar/bekerja, termasuk saat menggunakan gadget. Sedangkan nyeri leher pada kelompok pasien berusia di atas 40 tahun lebih sering diakibatkan oleh penyakit degeneratif (osteoartritis/spondilosis servikal). Selain itu, trauma dan kelainan struktur tulang belakang juga dapat menimbulkan nyeri leher.

Bagaimana membedakan nyeri leher yang memerlukan penanganan dokter?

Gejala dan tanda yang patut diwaspadai bagi penderita nyeri leher adalah nyeri yang berlangsung lama (lebih dari satu minggu) dan semakin memberat, kesemutan dan/atau kebas yang menjalar dari bahu hingga jari-jari tangan, serta penurunan kemampuan gerak dan kekuatan tangan.

Apabila Anda mengalami salah satu dari gejala dan tanda di atas, maka Anda dianjurkan untuk berkonsultasi langsung ke dokter agar mengetahui penyebab nyeri leher yang Anda alami.

Akupunktur dan nyeri leher

Beberapa dasar mekanisme kerja akupunktur dalam mengatasi nyeri antara lain mengurangi reaksi peradangan, meningkatkan produksi endorfin (hormon di dalam tubuh untuk memberi rasa rileks), dan meningkatkan aliran darah lokal sehingga terjadi perbaikan mobilitas sendi dan otot.

Berdasarkan hasil uji klinis, penderita nyeri leher akan mengalami pemulihan lebih cepat ketika menerima terapi terintegrasi antara obat-obatan dan/atau fisioterapi dengan akupunktur.

Amankah tindakan akupunktur?

Akupunktur adalah tindakan medis yang aman dengan efek samping minimal, apabila dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih. Tindakan akupunktur menggunakan jarum steril sekali pakai sehingga mencegah penularan penyakit infeksi antar pasien.

Namun, penting untuk diketahui bahwa area leher bersifat sensitif dan meliputi sejumlah struktur anatomi yang berisiko tinggi menyebabkan kematian apabila tindakan dilakukan tanpa pengetahuan dan keahlian yang cukup. Oleh karena itu, setiap penderita nyeri leher disarankan berkonsultasi langsung dengan dokter terlebih dahulu sebelum menentukan jenis terapi yang paling sesuai dan aman untuk dirinya.

Anastasia Yoveline

Ditulis oleh:

dr. Anastasia Yoveline, Sp.Ak

Dokter Spesialis Akupunktur.

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar